Thursday, September 26, 2013

Download Lagu Campuran


MAAF... MASIH DALAM TAHAP PENGEMBANGAN


Thanks To Visit, Please Try Again Next Time.

Download Skripsi & Tugas Akhir



MAAF... MASIH DALAM TAHAP PENGEMBANGAN


Thanks To Visit, Please Try Again Next Time.

Download Software


MAAF CES... MASIH DALAM TAHAP PENGEMBANGAN





Thanks to visit. please try again next time.. 

Rumah Adat Toraja



Rumah Adat Toraja atau yang biasa disebut dengan Tongkonan, kata tongkonan sendiri berasal dari kata tongkon yang bermakna menduduki atau tempat duduk. Dikatakan sebagai tempat duduk karena dahulu menjadi tempat berkupulnya bangsawan toraja yang duduk dalam tongkonan untuk berdiskusi. Rumah adat ini selain berfungsi sebagai tempat tinggal juga memiliki fungsi sosial budaya yang bertingkat-tingkat di masyarakat. Masyarakat Suku Toraja menganggap rumah tongkonan itu sebagai ibu, sedangkan alang sura (lumbung padi) dianggap sebagai bapak.
Rata-rata rumah orang Toraja menghadap ke arah utara, menghadap ke arah Puang Matua sebutan bagi orang Toraja kepada Tuhan YME dan untuk menghormati leluhur mereka dan dipercaya akan mendapatkan keberkahan di dunia.
Di daerah Tana Toraja pada umumnya merupakan tanah pegunungan batu alam dan kapur dengan ladang dan hutan yang masih luas, dilembahnya itu terdapat hamparan persawahan.
Rumah Tongkonan adalah rumah panggung yang dibangun atau didirikan dari kombinasi lembaran papan  dan batang kayu. Kalau dilihat, denahnya berbentuk persegi panjang mengikuti bentuk praktis dari material kayu. Material kayu dari kayu uru, yaitu sejenis kayu lokal yang berasal dari Sulawesi. Kayu uru banyak ditemui dihutan-hutan didaerah Toraja dan kualitas dari kayu uru cukup baik, kayu-kayu ini tidak perlu dipernis atau di pelistur, kayu dibiarkan asli .
Rumah Toraja atau Tongkonan ini dibagi menjadi 3 bagian:
1.       Kolong (Sulluk Banua)
2.       Ruangan rumah (Kale Banua)
3.       Atap (Ratiang Banua)

Pada bagian atap rumah Tongkonan, bentuknya melengkung seperti tanduk kerbau. Terdapat jendela kecil disisi timur dan barat pada bangunan, bertujuan sebagai tempat masuknya sinar matahari dan aliran angin.
Dalam pembangunan rumah adat Tongkonan ada hal-hal yang harus diperhatikan dan tidak boleh untuk di langgar, yaitu:
1.       Rumah diharuskan menghadap ke utara, letak pintu di bagian depan rumah, dengan keyakinan langit dan bumi itu merupakan satu kesatuan, dan bumi dibagi kedalam 4 penjuru mata angin, yaitu:
1.  Utara disebut Ulunna langi, yang paling mulia di mana Puang Matua berada (keyakinan masyarakat Toraja).
2.     Timur disebut Matallo, tempat matahari terbit, tempat asalnya kebahagiaan atau kehidupan.
3.      Barat disebut Matampu, tempat metahari terbenam, lawan dari kebahagiaan atau kehidupan, yaitu kesusahan atau kematian.
4.   Selatan disebut Pollo’na langi, sebagai lawan bagian yang mulia, tempat melepas segala sesuatu yang tidak baik atau angkara murka.
2.      Pembangunan rumah tradisional  Tongkonan biasanya dilakukan secara gotong royong. Rumah Adat Tongkonan dibedakan menjadi 4 macam:


  1.       Tongkonan Layuk, rumah adat tempat membuat peraturan dan penyebaran aturan-aturan.
  2.     Tongkonan Pakamberan atau Pakaindoran, rumah adat tempat dilaksanakannya aturan-aturan. Biasanya dalam satu daerah terdapat beberapa tongkonan, yang semuanya bertanggung jawab pada Tongkonan Layuk.
3.  Tongkonan Batu A’riri, rumah adat yang tidak mempunyai peranan dan fungsi adat, hanya sebagai tempat pusat pertalian keluarga.
4.    Barung-barung, merupakan rumah pribadi. Setelah beberapa turunan (diwariskan), kemudian disebut Tongkonan Batu A’riri.

Kenapa harus tanduk Kerbau? bagi orang Toraja, kerbau selain sebagai hewan ternak juga menjadi lambang kemakmuran dan status. Oleh sebab itu kenapa tanduk atau tengkorak kepala kerbau di pajang dan disimpan di bagian rumah, karena sebagai tanda bawasannya keberhasilan  si pemilik rumah mengadakan sebuah upacara atau pesta

Sejarah Suku Toraja

Suku Toraja, termasuk salah satu bangsa Proto Malayan (Melayu Tua) yang terdapat di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah.


Menurut teori migrasi, nenek moyang suku bangsa Toraja, berasal dari dataran tinggi Cina Selatan atau dari Indochina pada masa ribuan tahun silam. Dalam perjalanan mereka menyusuri sungai Mekong di semenanjung Indochina dengan mempergunakan perahu yang terbuat dari kayu-kayu besar yang terdapat di sepanjang pantai Vietnam dan Kamboja. Mereka menuju ke laut Cina Selatan menyeberang ke Philipina, semenanjung Melayu dan selanjutnya menyebar ke pulau-pulau Nusantara. Rombongan ini mulai berpencar di Semenanjung Makassar dan seperti kebiasaan bangsa Proto Malayan yang lebih suka bermukim di pegunungan, memilih melanjutkan perjalanan dengan perahu menyusuri sungai Karama di Sulawesi Tengah dan Sungai Sa’dan di Sulawesi Selatan. Melalui sungai Sa’dan, mereka berlayar sampai di sebuah kampung yang diberi nama Endekan yang artinya “Kami naik”. Dalam perjalanan menuju ke pegunungan, mereka tiba di suatu kampung yang mereka namakan “Padang Dirura” di mana tempat itu sekarang termasuk kecamatan Alla’ kabupaten Enrekang. Mereka membuat tempat itu sebagai pemukiman dan melalui musyawarah , diangkatlah Puang Tangdilino dengan Puang Buean Manik isterinya sebagai Pemimpin (kepala pemukiman).

Beberapa waktu kemudian ketika Puang Tangdilino mendengar bahwa rekan-rekan mereka yang berlayar melalui sungai Karama di Sulawesi Tengah sudah tiba di kampung Kalambe’ sekarang disebut Rantepao, barulah Puang Tangdilino dengan Puang Buean Manik isterinya melanjutkan surveynya ke Tana Toraja dan tibalah di suatu pemukiman yang disebut “Tallung Penannian” (palipu’, Tengan dan Marinding) yang artinya 3 kelompok penduduk yang hidup sehati, sejiwa dan sepikir.

Puang Tangdilino suami-isteri tertarik dengan kesatuan “Tallung Penanian” sehingga mereka mengadakan musyawarah yang dihadiri oleh ketua rombongan dari Kalambe’, Tallung Penanian maupun penduduk Padang Dirura untuk membuat beberapa aturan dan mengangkat beberapa pemangku adat dan mulai saat itu setiap ada acara apapun bentuknya dalam lingkungan mereka harus melalui musyawah pemangku adat dari masing-masing anak suku Toraja.

Suku Toraja, terdiri dari beberapa sub-suku, yaitu:
  • Toraja Bare’e
  • Toraja Tokea
  • Toraja Rongkong
  • Toraja Kolonedale
  • Toraja Seko
  • Toraja Galumpang
  • Toraja Mamasa
  • Toraja Duri
  • Toraja Sa’dan
  • Toraja Tae’

Toraja Tae’ dan Toraja Sa’dan lah yang selanjutnya mendiami kabupaten Tana Toraja sampai saat ini.
Puang Tagdilino dengan Puang Buean Manik, datang dari Enrekang pada malam hari membawa rangka bangunan rumahnya. Pada malam hari mereka beristirahat di sebuah desa pegunungan. Pagi hari berikutnya mereka melanjutkan perjalanan mereka ke Marinding. Karena mereka sudah terlalu letih, pintu mereka tertinggal di tempat mereka bermalam. Mereka tiba di Banua Puan dan Puang Tangdilino melihat tempat itu baik. Lalu Puang Tangdilino menyuruh pengikutnya mendirikan rumah dari kerangka bangunan yang dibawa. Setelah dipasang, pintu rumah tidak ada. Barulah mereka sadar bahwa pintu rumahnya tertinggal di tempat istirahat semalam. Puang Tangdilino lalu menyuruh pengikutnya kembali ke tempat bermalam untuk mengambil pintu rumah. Sesampai di tempat bermalam sebelumnya, ternyata pintu rumah yang dicari tidak ada karena sudah dipasang di rumah orang sana. Orang di sana menitip pesan kepada orang suruhan Puang Tangdilino bahwa pintu rumahnya Puang sudah dipasang di rumah orang di sana, apakah Puang tega mencopot kembali pintu yang sudah dipasang?. Lalu Puang Tangdilino berkata, kalau begitu tempat itu harus dinamai “Ba’ba-ba’ba” dan itulah yang dikenal sampai hari ini. Setelah rumah Puang Tangdilino selesai dibangun, maka tempat itu dinamai “Tongkonan Banua Puang” yang artinya rumah tempat kerajaan pertama di Toraja. Karena di Marinding tidak boleh ada gelar Puang, maka diganti namanya menjadi “Banua Puan” dan itulah yang dikenal sampai hari ini. Bertahun-tahun lamanya Puang Tangdilino dan Puang Buean Manik tinggal di Tongkonan Banua Puan dan di sanalah mereka melahirkan 9 orang anak. Dari mereka lah berkembang keturunan-keturunan Toraja hingga kini.

Monday, September 23, 2013

Cara Merubah Foto Menjadi Tajam dan Lembut

Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk merubah foto agar tampak lebih menarik, memberikan efek tertentu dapat menjadikan foto tampak terlihat bagus dari foto aslinya, dengan jalan yang lebih simple pun sebenarnya, dapat pula menghasilkan foto yang baik, asalkan... hasil akhir dari olahan foto kita tersebut mempunyai warna dan cahaya yang enak untuk di pandang mata.
Kali ini saya akan menyuguhkan Tutorial Photoshop : Bagaimana cara membuat atau menjadikan Foto agar terlihat Tajam ( Sharpen ) namun tetap Lembut ( Soft ) untuk di lihat. Artikel Cara Merubah Foto Menjadi Tajam dan Lembut ini akan Saya  bagi menjadi 2 Halaman, Halaman pertama dan Halaman kedua saling berkaitan, akan tetapi. Halaman pertama dan Halaman Kedua dapat diterapkan secara mandiri tidak hanya untuk kasus dan foto ini saja.
oh... ya... tambahan sebelum pembaca melanjutkan tutorial, pembaca dapat mempergunakan Account Google Plus ( G+ ) untuk berkomentar di weblog ini. karna fitur komentar sudah saya upgrade ke versi blogspot terbaru, yaitu mempergunakan G+. karna melihat kelebihan dari Berkomentar dengan G+ ini kita dapat saling terhubung untuk berkomunikasi lebih lanjut. Terima Kasih : )

STEP 1

Buka Foto yang akan di edit. Dari Menu Bar Pilih : File - Open. Atau Menggunakan Shortcut [ Ctrl ] + [ O ]. Jangan lupa untuk membuka lock dari foto tersebut dengan cara Double Klik pada Layer background


STEP 2

Buka Pallete Channel | Menu Bar : Windows - Channel
Kemudian Pilih Channel Merah ( Shortcut : [ Ctrl ] + [ 1 ] )
Klik kanan pada Channel Merah dan pilih Duplicate Channel


STEP 3

Tekan tombol : Load Channel as Selection. Untuk menyeleksi hanya bagian channel yang berwarna merah saja


Setelah bagian Channel yang berwarna merah saja terseleksi, kembali klik channel RGB, dan kemudian berpindah kembali ke Pallete Layer

STEP 4

Tekan [ Ctrl ] + [ J ] Pada Layer yang telah terseleksi, maka akan terbentuk satu layer baru diatas "layer 0" dengan nama "layer 1"
Bila Layer 0 di invisible maka penampakan : ) layer 1 akan tampak seperti dibawah ini :



STEP 5

Angkat warna dan cahaya pada Layer 1 dengan menggunakan Shadow/Highlight dari Menu Bar : Image - Adjusments - Shadow/Highlight


Kemudian Turunkan Opacity nya menjadi 70%

STEP 6

Duplicate kembali "Layer 1" dengan menekan [ Ctrl ] + [ J ] kemudian berikan filter High Pass pada "Layer 1 copy" | Menu Bar : Filter - Other - High Pass


Turunkan Opacity Layer 1 copy menjadi 44%, dan di Blending dengan Mode Linear Light



sumber: http://www.photoshopid.com

Tips Mempercepat Koneksi Modem


Kesempatan kali ini kita akan bahas tips mempercepat koneksi modem, trik ini aku kumpulkan dari berbagai sumber, dan juga dari pengalaman sendiri. Kita tau kan gimana rasanya kalau berinternet lewat modem yg tidak di bawah payungan 3G, sangat lelet bukan? itu di sebabkan proxy kita jauh dari server...Semua tergantung pada modemnya, trik ini udah aku coba pada di 3 modem skali gus!

-MODEM HUAWAI VODAFONE
-MODEM XL
-MODEM SMART FREEN
salah tiga modem yang aku bilang di atas sangatlah lelet koneksinya, kalau pun di bawah naungan 3G pun, masih kurang puas downloadnya cuma cepat browsing saja. Buat modem-modem lainnya yang sudah kencang, atau tak tersebut nama modemnya di atas, boleh coba trik ini.dan sangat di anjurkan buat modem yg lelet.
Langsung ajah ya, tanpa banyak kata lagi.
Cara yang pertama.
1.buka kontrol panel, dengan menekan start/meng klik start, lalu pilih Control Panel, setelah itu klik icon phone and modem/modem saja, beda PC, beda control panel. Pada kotak dialog modem properties, pilih modem yang akan dirubah setingannya dan klik pada tombol properties. Pada tab General/geser ke tab general, ubah maksimum speed menjadi 115200 atau yg lebih tinggi. sekarang pindah ke tab connection dan klik tombol port setting. Dari kotak dialog advance port setting, beri tanda check pada use FIFO buffers. Kemudian ubah receive buffer menjadi 14 dan transmit buffer menjadi 16. Lalu klik apply dan OK. Klik button advance, beri tanda check pada use flow control. Kemudian pilih radio button Hardware. Pada bagian Extra setting, isi dengan ''&C1D2E1Q0V1X4&C0S7=55S11S0=0''. Tanpa tanda kutip.

Sekarang cara yang kedua.
Kembali dari Control Panel, klik icon system.
Pindah ke tab Device Manager. Pada bagia ports (COM & LPT), pilih port yg di gunakan oleh modem sobat, dan klik tombol properties. Pindah ke tab prot setting. Pada bagian bits second, isi dengan 921600 selesai.

Cara ketiga, ini trik dari pengalamanku.
Buka x-plore, buka file system. Yg terletak di C:\Windows. Pada bagian (386Enh), tambahkan dengan COM1buffer=16384. Dan ubah COM1 dengan port yang di gunakan oleh modem. Dan bersiap-siaplah buat terkesan dengan betapa kencangnya modem sobat sekarang,, dan sobat pun bakalan betah nongkrong di depan PC bukan?
Dah siap, sobat semua boleh coba trik ku ini. Karna aku udah coba dan juga ada bukti serta pengalaman, awalnya modem vodafone ku gak bisa liat TV OL dan YOUTUBE karna koneksi patah-patah dan lelet puooll!!! Dan alhasil sekarang, nonton TV OL dan YOUTUBEpan lancar jaya tanpa macet-macet, dan tanpa harus di bawah naungan 3G. Di modem terdeteksi di bagian upload 90,0mbps dan downloadnya 600.50mbps. Sangat cukup buka buat download? 100MB cuma 7 menit.Dan apa bila di bawah naungan 3G, kecepatan upload menjadi kecil 50.60mbps dan kecepatan download berubah menjadi tinggi yaitu 1000.500mbps. Jadi sobat sangat bersyukur kalau sobat berada di naungan 3G.

NB: trik ini berlaku bagi kuota yg masih ada/yg belum habis.
Karna kalau kuota sudah habis, serve akan di kekang oleh operator sim card sobat, karna masa kuota tersebut, dan alhasil trik berjalan dan dampaknya sedikit. dan jiga sobat berkenan, silahkan klik iklan salah satu yang ada di bawah ini, dan bagi yang belum daftar di bisnes OL di bawah ini silahkan sobat daftar... thanks