Monday, September 23, 2013

Membuat Foto Supaya Lebih Tajam dengan Photoshop

kali ini saya akan memberi cara bagaimana Membuat foto supaya lebih tajam dengan photoshop , sebelumnya maaf apabila ada kesalahan dalam memberikan tutor , yang harus anda lakukan adalah siapkan software PHOTOSHOPnya agar bisa Membuat foto supaya lebih tajam dengan photoshop 


TAHAP 1 : Buka PHOTOSHOP dan pilih FOTO yang akan di buat lebih TAJAM disini saya memakai foto teman saya kuliah :)


mempertajam foto dengan photoshop

TAHAP 2 : klik CTRL + J untuk duplikat layer , lalu setelah itu tekan CTRL+SHIFT+U

makan foto menjadi warna abu-abu . lihat foto

mempertajam foto dengan photoshop

TAHAP 3 : Setellah itu klik FILTER dan pilih GAUSSIAN BLUR dan atur radiusnya , sesuaikan dengan kesenangan anda , disini saya mengatur radius 3,2 , lalu klik OK , tujuannya agar FOTO bisa semakin TAJAM inilah yang paling terpenting dalam Membuat foto supaya lebih tajam dengan photoshop

mempertajam foto dengan photoshop

TAHAP 4 : Setelah itu pada LAYER 1 , ganti blending modenya menjadi HARD LIGHT dan liat foto akan MENJADI TAJAM .

mempertajam foto dengan photoshop:

Nah itulah tadi bagaimana caranya :

Membuat foto supaya lebih tajam dengan photoshop


semoga bermanfaat

Membuat Foto Menjadi Kartun Dengan Photoshop

Dalam tutorial ini saya akan menjelaskan cara membuat foto anda menjadi gambar kartun dengan menggunakan photoshop. Tutorial ini memakai Adobe Photoshop CS2, tapi saya rasa langkah-langkah yang akan dijelaskan dalam tutorial ini bisa diaplikasikan pada photoshop versi-versi lainnya. Untuk membuat foto menjadi kartun dengan photoshop bisa dikerjakan dengan beragam teknik, salah satunya adalah teknik berikut ini:


kartun dengan photoshop


Langkah 1:

a. Buka foto yang akan anda edit di Adobe Photoshop. Dalam memilih foto yang akan anda jadikan kartun, sebaiknya pilih foto yang tajam (fokus) dan detil wajahnya terlihat dengan jelas. Foto yang buram, agak kabur, atau yang cenderung gelap, bukanlah pilihan yang bagus. Semakin besar resolusi foto maka akan semakin baik hasilnya.

b. Duplikat layer tsb. Ubahlah nama layer baru tsb menjadi 'asli'. Layer 'asli' bisa anda pakai untuk 'menyimpan' foto aslinya, agar jika sewaktu-waktu dibutuhkan maka gambar aslinya masih ada.

c. Kuncilah layer ini (klik tombol 'lock all'  ), dan matikan visibility-nya.


kartun dengan photoshop

d. Buatlah layer baru. Ubah namanya menjadi 'background'. Anda akan memakai layer ini sebagai warna latar belakang untuk foto kartun anda. Isilah layer ini dengan warna oranye menggunakan tool Paint Bucket dan letakkan pada posisi paling bawah.


kartun dengan photoshop

Langkah 2:
a. Pisahkan objek foto yang ingin dikartunkan dari background foto. Hapuslah bagian-bagian foto yang tidak diinginkan. Caranya, seleksi objek dengan menggunakan tool Pen. Dengan tool Pen, buatlah satu path di sekeliling objek, ubahlah path tsb menjadi selection (tombol: ctrl + Enter), inverse selection tsb (tombol: ctrl + shift + i), hapus (tombol: del), kemudian hilangkan garis selection (tombol: ctrl + D).

kartun dengan photoshop

Langkah 3:  
Langkah selanjutnya adalah membuat 'outline' objek foto anda.
a. Duplikat layer 'Layer 0', kemudian ubah nama layer menjadi 'outline'. 

kartun dengan photoshop

b. Lalu masuk menu: Image -> Adjustments -> Shadow/Highlight...
Klik tombol OK. 
Langkah yang ini tidak harus Anda lakukan. Namun seringkali langkah ini akan membuat hasil outline anda nantinya menjadi lebih tajam.

c. Pastikan warna di color palette adalah hitam untuk foreground dan putih untuk background. (Ketik 'd' pada  keyboard jika warna di color pallete bukan warna default tsb).

d. Ubah gambar menjadi outline dengan menggunakan filter Photocopy. 
klik menu: Filter -> Sketch -> Photocopy...
Set 'Detail' ke 3.
Set 'Darkness' ke 8.
Klik tombol 'OK' 
Hasil yang diinginkan adalah outline gambar terlihat detil namun tidak sampai menyebabkan outline terlihat 'kotor' penuh bercak hitam.
kartun dengan photoshop


e. Ubah garis-garis outline menjadi garis hitam solid.
Klik menu: Image -> Adjustments -> Threshold...
Geserlah slider ke kanan dan kiri, sambil dilihat previewnya, sampai preview yang tampil terlihat paling bagus (outline terlihat detil akan tetapi tidak kotor penuh bercak).
Klik tombol OK.

kartun dengan photoshop


Langkah 4: 
Langkah selanjutnya adalah mewarnai badan.
a. Pilih / aktifkan layer 'outline'. Kemudian tekan Ctrl-J untuk menduplikasi layer . Ubahlah nama layer menjadi 'white'.

kartun dengan photoshop

b. Selanjutnya kita ubah warna layer ini menjadi putih.
Pilih menu: Image :: Adjustments :: Brightnness/Contrast...
Geser slider 'Brightness' hingga mentok kanan (+100) dan slider 'Contrast' hingga mentok kiri (-100).
Klik OK.
Anda akan mendapatkan hasil seperti ini:

kartun dengan photoshop

c. Pindahkan posisi layer 'white' ke bawah layer 'outline'.

d. Ubah blending mode layer 'outline' menjadi 'Multiply'.


kartun dengan photoshop

e. Tekan tombol 'd' untuk mengembalikan warna foreground dan background ke default (hitam untuk foreground, dan putih untuk background)

f. Pilih / aktifkan layer 'white' pada Layers Palette.

g. Klik 'Create new fill or adjustment layer'  pada bagian bawah Layers Palette. Pada menu popup yang muncul, pilih 'Solid Color...'. Selanjutnya akan muncul kotak dialog 'Color Picker'.
Pada 'Color Picker', pilihlah warna coklat krem (#FAD594). Warna ini akan anda jadikan sebagai warna kulit.
Klik OK

h. Hasilnya seperti ini.

kartun dengan photoshop

i. Pilih tool 'Paint Bucket Tool'  . Klik pada kanvas untuk mengisi layer mask dengan warna hitam.

j. Ubahlah nama layer menjadi 'skin'.

Hasilnya akan seperti ini.

kartun dengan photoshop

k. Buatlah clipping mask antara layer 'skin' dengan layer 'white'. Tekan Ctrl + alt + G dalam keadaan layer 'skin' sedang aktif / terpilih.

l. Pada 'Layers Palette', klik layer 'outline' sambil menekan tombol Ctrl. Cara ini akan menyeleksi foto anda.

m. Tekan tombol 'x' untuk menukar warna foreground dengan warna background.

n. Pilih tool 'Paint Bucket'  , klik pada bagian dalam seleksi di kanvas untuk mengisinya dengan warna putih.

o. Tekan Ctrl + D untuk membatalkan seleksi.

kartun dengan photoshop

Langkah 5:
Memberikan Shading
Suatu gambar yang 'datar' tidak akan terlihat menarik. Anda bisa memberikan shading pada gambar anda supaya memberikan kesan kedalaman (3 dimensi), caranya:
a. Duplikat layer 'Layer 0', beri nama 'Layer 0 copy', lalu pindahkan layer ini ke atas layer 'outline'.

kartun dengan photoshop

b. Kaburkan (blur) sedikit layer ini.
Pilih menu: Filter -> Blur -> Gaussian Blur...
Set radius efek blurring ke 4 pixels. Klik Ok

c. Pilih menu: Filter -> Artistic -> Cotout...
Set 'Edge Simplicity' ke 2.
Set 'Edge Fidelity' ke 1.
Klik OK pada kotak dialog Cutout.


kartun dengan photoshop

d. Ubahlah nama layer 'Layer 0 copy' menjadi 'shade'.

e. Pilih menu: Image -> Adjustments -> Threshold...
Klik tombol OK jika Anda sudah puas dengan hasilnya.

f. Pilih tool 'Magic Wand Tool'   pada 'Tools Palette'.

g. Klik pada area berwarna putih pada kanvas.

h. Tekan tombol Delete (pada keyboard) untuk menghapus bagian berwarna putih pada layer 'shade'.

i. Tekan tombol Ctrl + D untuk menghilangkan seleksi.

j. Ubahlah blending mode layer 'shade' menjadi 'Soft Light'.
Ubah opacity menjadi 40%.

kartun dengan photoshop

Nah, kita sudah selesai dengan shade-nya. Mari kita lanjutkan dengan tint-nya.
Langkah-langkah pembuatan tint pada prinsipnya sama dengan cara pembuatan shade.

k. Pilih / aktifkan layer 'tint'.

l. Pilih menu: Image -> Adjustments -> Threshold...


kartun dengan photoshop
Geserlah slider ke kiri dan kanan. Bereksperimenlah dengan slider ini sambil terus memperhatikan preview hasilnya.
Klik tombol OK jika Anda sudah puas dengan hasilnya.

m. Pilih tool 'Magic Wand Tool'   pada 'Tools Palette'.

n. Klik pada area berwarna hitam pada kanvas.

o. Tekan tombol Delete (pada keyboard) untuk menghapus bagian berwarna hitam pada layer 'tint'.

p. Tekan tombol Ctrl + D untuk menghilangkan seleksi.

q. Ubahlah blending mode layer 'tint' menjadi 'Soft Light'. Ubah opacity menjadi 60% (bereksperimenlah dengan nilai opacity ini sampai Anda mendapatkan hasil yang pas).

kartun dengan photoshop

Langkah 6:  
Langkah selanjutnya adalah pewarnaan.
a. Pilihlah tool 'Paint Bucket Tool'   pada Tools Palette (atau tekan tombol 'G'). 

b. Tekan tombol 'd' untuk mengembalikan warna foreground dan background ke warna defaultnya (hitam untuk foreground dan putih untuk background). 

c. Pada Layers Palette, pilih / aktifkan layer 'skin'. 

d. Klik 'Create new fill or adjustment layer'  pada bagian bawah Layers Palette.
Pada menu popup yang muncul, pilih 'Solid Color...'. Selanjutnya akan muncul kotak dialog 'Color Picker'. 

e. Pada kotak dialog 'Color Picker', pilihlah warna biru. Warna ini akan anda pakai sebagai warna baju. 
Klik tombol OK 

kartun dengan photoshop

f. Klik kanvas untuk mengisi layer mask baju dengan warna hitam. 

g. Ubahlah nama layer menjadi 'baju1'.

h. Buatlah clipping mask antara layer 'baju1' dengan layer 'skin'. Tekan Ctrl + alt + G di saat layer 'baju1' sedang aktif (terpilih).

i. Lakukan lagi langkah-langkah di atas untuk membuat layer-layer untuk warna bibir, mata, iris, dan rambut dll.

j. Setelah layer-layer untuk warna siap, anda dapat mulai mewarnai tiap bagian dari gambar anda.
Mulai dengan mewarnai rambut.
Pilih 'Pencil Tool'  pada 'Tools Palette' (atau tekan tombol 'B' pada keyboard). 

k. Aktifkan / pilih layer 'rambut(color fill)' pada 'Layers Palette'. 

l. Pastikan bahwa warna foreground adalah putih. (Tekan tombol 'X' jika Anda butuh untuk menukar warna foreground dengan warna background). 

m. Mulailah mewarnai rambut. Gunakan hard brush dengan opacity diset pada angka 100%. Saat mewarnai pastikan bagian rambut Anda zoom-in agar pewarnaannya rapi tidak keluar dari batas gambar rambut. (Clipping mask yang telah kita buat pada langkah sebelumnya sangat membantu dalam hal ini. Warna yang anda sapukan tidak akan keluar dari objek gambar dan mengotori background)

kartun dengan photoshop

n. Selanjutnya ulangi step l hingga m untuk mewarnai iris.
Hasilnya seperti ini:
kartun dengan photoshop

Kisah Seseorang yang ditolak Bekerja di Microsoft

Seorang laki-laki pengangguran melamar posisi sebagai 'office boy' di Microsoft.Manajer SDM mewawancarainya, kemudian melihatnya untuk membersihkan lantai sebagai ujian.
'Anda bekerja "katanya.
"Berikan alamat e-mail Anda dan saya akan mengirimkan aplikasi untuk diisi, juga tanggal ketika Anda dapat mulai bekerja."
Pria itu menjawab, "Tapi saya tidak punya komputer, bahkan email '.
"Maafkan aku", kata manajer HR. Jika Anda tidak memiliki email, itu berarti Anda tidak ada. Dan siapa yang tidak ada, tidak dapat memiliki pekerjaan. "
Orang itu tanpa harapan sama sekali. Dia tidak tahu apa yang harus dilakukan, dengan hanya memiliki uang $ 10 di saku. Ia kemudian memutuskan untuk pergi ke

supermarket dan membeli 10kg peti tomat. Dia kemudian menjual secara keliling tomat itu dari rumah ke rumah. Dalam waktu kurang dari dua jam, dia berhasil melipatgandakan modalnya.
Dia mengulangi penjualannya secara keliling tiga kali, dan pulang dengan uang $ 60.
Lelaki itu menyadari bahwa ia bisa bertahan hidup dengan berjualan tomat, dan dia mulai untuk pergi berjualan tomat sehari-hari dan sering pulang larut malam mendagangkan jualannya hari demi hari uang keuntungan yg didapat dua kali lipat atau tiga kali lipat dalam penjualannya sehari-hari. Tak lama, ia membeli mobil, lalu truk, dan kemudian ia mempunyai armada kendaraan pengiriman sendiri.
5 tahun kemudian, orang itu menjadi salah satu pengusaha food retailer terbesar di Amerika Serikat.
Ia mulai merencanakan masa depan keluarganya, dan memutuskan untuk memiliki asuransi jiwa.
Dia memanggil broker asuransi, dan memilih rencana perlindungan.
Ketika percakapan broker bertanya tentang email yang akan dipakai untuk keperluan asuransi.
Pria itu menjawab, "Aku tidak punya email."
broker itu menjawab ingin tahu mengapa ia tidak punya email,
'Anda tidak memiliki email, namun telah berhasil membangun sebuah imperium perusahaan bisnis. Dapatkah Anda membayangkan apa yang bisa terjadi jika Anda memiliki email!!? "
Pria itu berpikir sejenak dan menjawab, "Ya, aku akan menjadi seorang office boy di Microsoft!!"

Pesan dari cerita diatas:
Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka. Namun terkadang kita melihat dan menyesali pintu tertutup terlalu lama sehingga tidak melihat pintu lain yang telah terbuka. Jangan pernah berhenti berusaha dan jangan menyerah karena gagal, serta berani melangkah

Pemenang Kehidupan


Suatu hari, dua orang sahabat menghampiri sebuah lapak untuk membeli buku dan majalah. Penjualnya ternyata melayani dengan buruk. Mukanya pun cemberut. Orang pertama jelas jengkel menerima layanan seperti itu. Yang mengherankan, orang kedua tetap enjoy, bahkan bersikap sopan kepada penjual itu. Lantas orang pertama itu bertanya kepada sahabatnya, “Hei. Kenapa kamu bersikap sopan kepada penjual yang menyebalkan itu?”



Sahabatnya menjawab, “Lho, kenapa aku harus mengizinkan dia menentukan caraku dalam bertindak? Kitalah sang penentu atas kehidupan kita, bukan orang lain.”
“Tapi dia melayani kita dengan buruk sekali,” bantah orang pertama. Ia masih merasa jengkel.
“Ya, itu masalah dia. Dia mau bad mood, tidak sopan, melayani dengan buruk, dan lainnya, toh itu enggak ada kaitannya dengan kita. Kalau kita sampai terpengaruh, berarti kita membiarkan dia mengatur dan mempengaruhi hidup kita. Padahal kitalah yang bertanggung jawab atas diri sendiri.”
Sahabat, Tindakan kita kerap dipengaruhi oleh tindakan orang lain kepada kita. Kalau mereka melakukan hal yang buruk, kita akan membalasnya dengan hal yang lebih buruk lagi. Kalau mereka tidak sopan, kita akan lebih tidak sopan lagi. Kalau orang lain pelit terhadap kita, kita yang semula pemurah tiba-tiba jadi sedemikian pelit kalau harus berurusan dengan orang itu.
Coba renungkan. Mengapa tindakan kita harus dipengaruhi oleh orang lain? Mengapa untuk berbuat baik saja, kita harus menunggu diperlakukan dengan baik oleh orang lain dulu? Jaga suasana hati. Jangan biarkan sikap buruk orang lain kepada kita menentukan cara kita bertindak! Pilih untuk tetap berbuat baik, sekalipun menerima hal yang tidak baik.

“Pemenang kehidupan” adalah orang yang tetap sejuk di tempat yang panas, yang tetap manis di tempat yang sangat pahit, yang tetap merasa kecil meskipun telah menjadi besar, serta tetap tenang di tengah badai yang paling hebat.

Kisah Semut dan Lalat

Beberapa ekor lalat nampak terbang berpesta di atas sebuah tong sampah di depan sebuah rumah. Suatu ketika, anak pemilik rumah keluar dan tidak menutup kembali pintu rumah. Kemudian nampak seekor lalat bergegas terbang memasuki rumah itu. Si lalat langsung menuju sebuah meja makan yang penuh dengan makanan lezat.

“Saya bosan dengan sampah-sampah itu, ini saatnya menikmati makanan segar,” katanya. Setelah kenyang, si lalat bergegas ingin keluar dan terbang menuju pintu saat dia masuk, namun ternyata pintu kaca itu telah terutup rapat. Si lalat hinggap sesaat di kaca pintu memandangi kawan-kawannya yang melambai-lambaikan tangannya seolah meminta agar dia bergabung kembali dengan mereka.

Si lalat pun terbang di sekitar kaca, sesekali melompat dan menerjang kaca itu, dengan tak kenal menyerah si lalat mencoba keluar dari pintu kaca. Lalat itu merayap mengelilingi kaca dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan bolak-balik, demikian terus dan terus berulang-ulang. Hari makin petang, si lalat itu nampak kelelahan dan kelaparan. Esok paginya, nampak lalat itu terkulai lemas terkapar di lantai.
Tak jauh dari tempat itu, nampak serombongan semut merah berjalan beriringan keluar dari sarangnya untuk mencari makan. Dan ketika menjumpai lalat yang tak berdaya itu, serentak mereka mengerumuni dan beramai-ramai menggigit tubuh lalat itu hingga mati. Kawanan semut itu pun beramai-ramai mengangkut bangkai lalat yang malang itu menuju sarang mereka.

Dalam perjalanan, seekor semut kecil bertanya kepada rekannya yang lebih tua, “Ada apa dengan lalat ini, Pak? Mengapa dia sekarat?” “Oh.., itu sering terjadi, ada saja lalat yang mati sia-sia seperti ini. Sebenarnya mereka ini telah berusaha, dia sungguh-sungguh telah berjuang keras berusaha keluar dari pintu kaca itu. Namun ketika tak juga menemukan jalan keluar, dia frustasi dan kelelahan hingga akhirnya jatuh sekarat dan menjadi menu makan malam kita.”

Semut kecil itu nampak manggut-manggut, namun masih penasaran dan bertanya lagi, “Aku masih tidak mengerti, bukannya lalat itu sudah berusaha keras? Kenapa tidak berhasil?”

Masih sambil berjalan dan memanggul bangkai lalat, semut tua itu menjawab, “Lalat itu adalah seorang yang tak kenal menyerah dan telah mencoba berulang kali, hanya saja dia melakukannya dengan cara-cara yang sama.” Semut tua itu memerintahkan rekan-rekannya berhenti sejenak seraya melanjutkan perkataannya, namun kali ini dengan mimik dan nada lebih serius, “Ingat anak muda, jika kamu melakukan sesuatu dengan cara yang sama tapi mengharapkan hasil yang berbeda, maka nasib kamu akan seperti lalat ini.”
Para pemenang tidak melakukan hal-hal yang berbeda, mereka hanya melakukannya dengan cara yang berbeda.

http://zholata.blogspot.com/

Thursday, September 19, 2013

Keseimbangan Hidup


Dikisahkan, suatu hari ada seorang anak muda yang tengah menanjak karirnya tapi merasa hidupnya tidak bahagia. Istrinya sering mengomel karena merasa keluarga tidak lagi mendapat waktu dan perhatian yang cukup dari si suami. Orang tua dan keluarga besar, bahkan menganggapnya sombong dan tidak lagi peduli kepada keluarga besar. Tuntutan pekerjaan membuatnya kehilangan waktu untuk keluarga, teman-teman lama, bahkan saat merenung bagi dirinya sendiri.

Hingga suatu hari, karena ada masalah, si pemuda harus mendatangi salah seorang petinggi perusahaan di rumahnya. Setibanya di sana, dia sempat terpukau saat melewati taman yang tertata rapi dan begitu indah.
"Hai anak muda. Tunggulah di dalam. Masih ada beberapa hal yang harus Bapak selesaikan," seru tuan rumah. Bukannya masuk, si pemuda menghampiri dan bertanya, "Maaf, Pak. Bagaimana Bapak bisa merawat taman yang begitu indah sambil tetap bekerja dan bisa membuat keputusan-keputusan hebat di perusahaan kita?"


Tanpa mengalihkan perhatian dari pekerjaan yang sedang dikerjakan, si bapak menjawab ramah, "Anak muda, mau lihat keindahan yang lain? Kamu boleh kelilingi rumah ini. Tetapi, sambil berkeliling, bawalah mangkok susu ini. Jangan tumpah ya. Setelah itu kembalilah kemari".

Dengan sedikit heran, namun senang hati, diikutinya perintah itu. Tak lama kemudian, dia kembali dengan lega karena mangkok susu tidak tumpah sedikit pun. Si bapak bertanya, "Anak muda. Kamu sudah lihat koleksi batu-batuanku? Atau bertemu dengan burung kesayanganku?"
Sambil tersipu malu, si pemuda menjawab, "Maaf Pak, saya belum melihat apa pun karena konsentrasi saya pada mangkok susu ini. Baiklah, saya akan pergi melihatnya."
Saat kembali lagi dari mengelilingi rumah, dengan nada gembira dan kagum dia berkata, "Rumah Bapak sungguh indah sekali, asri, dan nyaman." tanpa diminta, dia menceritakan apa saja yang telah dilihatnya. Si Bapak mendengar sambil tersenyum puas sambil mata tuanya melirik susu di dalam mangkok yang hampir habis.
Menyadari lirikan si bapak ke arah mangkoknya, si pemuda berkata, "Maaf Pak, keasyikan menikmati indahnya rumah Bapak, susunya tumpah semua".
"Hahaha! Anak muda. Apa yang kita pelajari hari ini? Jika susu di mangkok itu utuh, maka rumahku yang indah tidak tampak olehmu. Jika rumahku terlihat indah di matamu, maka susunya tumpah semua. Sama seperti itulah kehidupan, harus seimbang. Seimbang menjaga agar susu tidak tumpah sekaligus rumah ini juga indah di matamu. Seimbang membagi waktu untuk pekerjaan dan keluarga. Semua kembali ke kita, bagaimana membagi dan memanfaatkannya. Jika kita mampu menyeimbangkan dengan bijak, maka pasti kehidupan kita akan harmonis".
Seketika itu si pemuda tersenyum gembira, "Terima kasih, Pak. Tidak diduga saya telah menemukan jawaban kegelisahan saya selama ini. Sekarang saya tahu, kenapa orang-orang menjuluki Bapak sebagai orang yang bijak dan baik hati".
==============================================
Dapat membuat kehidupan seimbang tentu akan mendatangkan keharmonisan dan kebahagiaan. Namun bisa membuat kehidupan menjadi seimbang, itulah yang tidak mudah.
Saya kira, kita membutuhkan proses pematangan pikiran dan mental. Butuh pengorbanan, perjuangan, dan pembelajaran terus menerus. Dan yang pasti, untuk menjaga supaya tetap bisa hidup seimbang dan harmonis, ini bukan urusan 1 atau 2 bulan, bukan masalah 5 tahun atau 10 tahun, tetapi kita butuh selama hidup. Selamat berjuang!

Sunday, September 8, 2013

Kopi Arabica Toraja, Kopi Specialty Yang Nikmat

  
Siapa yang tidak kenal si hitam yang satu ini? Ya… dari aromanya yang khas, setiap orang pasti mengenalinya, Kopi Arabika Toraja.
Kopi Arabika Toraja merupakan komoditas perkebunan utama dan merupakan penggerak utama perekonomian masyarakat pedesaan serta sudah dikenal luas di seluruh dunia sebagai kopi Arabica Spesialty karena rasa dan aromanya yang sangat spesifik. Sehubungan dengan potensi tanaman perkebunan yang dimiliki Kabupaten Toraja Utara maka Kopi Arabika Toraja telah ditetapkan sebagai produk unggulan kabupaten (PRUKAB).
Sebagai produk unggulan kabupaten maka dalam rangka meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Toraja Utara, Pemerintah Daerah Kabupaten Toraja Utara melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kab. Toraja Utara telah melakukan berbagai terobosan kegiatan pengembangan budidaya Kopi Arabika Toraja baik melalui intensifikasi maupun ekstensifikasi, serta pembinaan pengolahan pasca panen Kopi Arabika Toraja melalui pembentukan kelompok tani kopi arabika toraja di setiap kecamatan yang berpotensi mengembangkan tanaman ini.

Kopi Arabika Toraja telah mengharumkan tanah asalnya pada even Lelang Kopi Speciallty Indonesia 2 (The Second (2nd) Indonesia Speciallty Coffee Auction) yang diadakan di Surabaya pada Oktober 2012 silam.
Pada acara lelang tersebut dilakukan cupping score oleh tim Penilai yang berasal dari USA, Australia, Korea, Taiwan, Meksiko dan Indonesia terhadap contoh kopi yang berasal dari beberapa daerah penghasil kopi di Indonesia, dan Kopi Arabika Toraja menduduki peringkat tertinggi dengan nilai 86,29 berhasil dilelang senilai  USA $45 atau Rp.423.000/kg. wow!!!!!

Yusianto, Pencicip Kopi International
Tak jauh beda dengan apa yang di ungkapkan oleh Yusianto, Pencicip Kopi Bersertifikat Internasional Pertama di Indonesia, dan telah mendapatkan sertifikasi Internasional dari Coffee Quality Institute, yakni penguji kopi di Amerika yang terkenal dengan Specialty Coffee Association of America (SCAA). telah mencicipi segala jenis Kopi dari seluruh Nusantara dan ditambah dari beberapa dari Luar Negeri, beliau berpendapat bahwa
“Kopi di seluruh Indonesia pernah saya cicipi, kemudian ditambah kopi-kopi dari luar negeri. Saya secara pribadi paling suka kopi Toraja, kopi arabica terbaik di Indonesia, karena aroma dan cita rasanya kuat. Cita rasanya sulit digambarkan, seperti cita rasa madu,” tutur ayah 7 anak ini……
Penasaran dengan cita rasa asli Kopi Arabika Toraja? Visit to Toraja n find it....