Wednesday, August 13, 2014

10 Hal Unik Yang Hanya Ada di Toraja


Kalau berbicara Toraja mungkin tidak akan ada habisnya. Kabupaten yang berjarak 350 km dari Kota Makassar ini sudah menjadi buruan wisatawan dari berbagai negara karena keunikan budayanya. Daerah yang kini sudah dimekarkan menjadi 2 kabupaten yaitu Tana Toraja dan Toraja Utara ini sudah menjadi salah satu destinasi wisata yang terus didorong dan didukung menteri Pariwisata untuk kembali menjadi destinasi wisata kedua di Indonesia setelah Bali. Pariwisata  Tana Toraja sempat mencapai masa kejayaannya sebelum terjadinya peristiwa  bom Bali, Toraja pada saat itu menjadi daerah terbanyak kedua yang dikunjungi wisatawan mancanegara setelah Bali.  Tak salah jika ada slogan yang berbunyi “ Jangan Mati Sebelum ke Toraja” karena ada banyak hal di Toraja yang mungkin tidak akan anda temukan di Indonesia bahkan di dunia ini selain di Toraja. Berikut ini beberapa hal unik yang hanya ada di Toraja.

1. UPACARA PEMAKAMAN "RAMBU SOLO"
Melalui upacara Rambu Solo' inilah bisa anda saksikan bahwa masyarakat Toraja sangat menghormati leluhurnya. Prosesi upacara pemakaman ini  terdiri dari beberapa susunan acara, dimana dalam setiap acara tersebut anda bisa menyaksikan nilai-nilai kebudayaan yang sampai sekarang masih tetap dipertahankan oleh masyarakat Toraja. 

Prosesi Acara Rambu Solo' di Toraja

Upacara Rambu Solo yang Menghabiskan Biaya Sampai Miliaran Rupiah
 
2. BERBAGAI MACAM KUBURAN
Mungkin anda termasuk salah satu pembaca yang heran, kenapa beberapa obyek wisata di Toraja ini justru menyuguhkan tempat wisata yang terkesan sedikit menyeramkan, bukannya memamerkan keindahan alam. Namun, begitulah adanya dan nyatanya, kuburan unik di Toraja tersebut justru menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara dan wisatawan lokal. Kuburan di Toraja bermacam-macam ada kuburan gantung, kuburan batu, kuburan goa, dan kuburan pohon. Setiap kuburan cukup unik karena setiap  kuburan ini memiliki cerita masing-masing. Misalnya saja seperti bayi yang meninggal dan belum tumbuh gigi, maka akan dimakamkan di Pohon Tarra dengan maksud bayi tersebut dapat meminum getah pohon sebagai ganti ASI.

Kuburan Gantung
Kuburan Pohon di Kambira, Sangalla'
Kuburan Batu "Liang" di Lo'ko Mata

3. ADU KERBAU "MA'PASILAGA TEDONG"
Ma' Pasilaga Tedong atau Tedong Silaga bukan lagi hal yang asing bagi sebagian orang yang pernah mengunjungi Toraja.  Ma' pasilaga tedong atau Adu Kerbau adalah sebuah tradisi di Toraja sejak dari nenek moyang yang tetap dilestarikan sebagai salah satu bagian dari rambu solo'. Tak ada salahnya jika tedong silaga bisa dikatakan sebagai salah satu daya tarik Toraja karena merupakan salah satu acara yang paling meriah dan menarik untuk disaksikan secara langsung. Selain menyajikan keseruannnya tedong silaga menyimpan keunikan keunikan tersendiri yaitu nama nama kerbau yang unik unik.


Ma' pasilaga Tedong

4. CARA MENYEMBELIH KERBAU "MA' TINGGORO TEDONG"
Ini merupakan tradisi yang bisa disebut uji adrenalin karena beberapa orang tidak berani untuk menyaksikan acara ini secara langsung karena takut atau mungkin tidak tega melihat kerbau tersebut, akan tetapi bagi orang Toraja ini adalah tradisi dan sudah menjadi hal yang biasa bagi mereka. Mungkin bisa dibilang kalau acara ma'tinggoro ini menjadi sebab Parang Toraja di kenal sampai diluar Toraja karena ketajamannya, cukup satu kali tebas untuk membunuh seekor kerbau.

Ma' tinggoro Tedong
8. RUMAH ADAT  "TONGKONAN"
Tongkonan adalah rumah tradisional masyarakat Toraja. Terbuat dari tumpukan kayu yang dihiasi dengan ukiran berwarna merah, hitam, putih dan kuning. Kata “tongkonan” berasal dari bahasa Toraja yang berarti tongkon ”duduk”.Tongkonan merupakan pusat kehidupan sosial suku Toraja. Ritual yang berhubungan dengan rumah adat ini sangatlah penting dalam kehidupan spiritual suku Toraja. Oleh karena itu semua anggota keluarga diharuskan ikut serta karena melambangan hubungan mereka dengan leluhur mereka. Ada beberapa macam jenis rumah tongkonan sesuai fungsi dalam masyarakat.

Rumah Tongkonan di Ke'te Kesu
 
6. UPACARA PENGGANTIAN BAJU JENAZAH "MA’ NENE"
Di  Toraja ada sebuah ritual atau kebiasaan dalam prosesi pemakaman cukup unik dan mungkin terasa menyeramkan. Mayat yang telah disemayamkan bertahun-tahun di sebuah tebing tinggi, kuburan batu, atau kuburan patani akan diupacarakan kembali dengan menganti semua pakaian dan mendandani layaknya orang yang hidup. Saat ini acara ma' nene yang bisa kita lihat ditoraja bukan lagi mayat berjalan seperti yang terjadi pada jaman dulu tetapi saat ini hanya sebatas menganti baju jenazah/mummi kemudian mengerakkan mayat tersebut layaknya orang berjalan .

Prosesi Acara Ma' Nene'
 
7. ADU KAKI "SISEMBA"
Ini adalah satu atraksi budaya Toraja yang mungkin tidak ada di daerah lain. acara ini sangat menarik untuk disaksikan karena atraksi ini lebih mirip dengan tauran namun sisemba ini hanya menggunakan kekuatan kaki. Acara sisemba diadakan setelah panen sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen. Acara ini biasanya dilakukan dengan melibatkan puluhan sampai ratusan orang namun tetap dengan rasa kekeluargaan sehingga tidak terjadi rasa dendam diantara peserta.

Atraksi Sisemba di Kande Api
 
8. PEMANDANGAN ALAM
Toraja tidak hanya terkenal karena budaya dan tradisinya tapi toraja juga terkenal dengan alamnya. Pernahkah  anda mendengar sebuah daerah bernama Batutumonga? Inilah salah satu pilihan wisata alam terbaik yang dimiliki Indonesia.
Mengunjungi Tana Toraja di Sulawesi Selatan, Anda bisa langsung melaju hingga ke Batutumonga. Salah satu pilihan destinasi wisata alam yang sayang jika Anda lewatkan orang sering menyebutnya "Negeri Diatas Awan". Batutumonga adalah sebuah desa yang memiliki udara yang sejuk selain itu mata anda akan dimanjakan dengan pemandangan terasering sawah yang begitu indah dan akan lebih indah ketika bertepatan dengan menguningnya padi petani. Deretan tongkonan beserta lumbung yang berdiri kokoh akan menjadi pemandangan yang menghiasi perjalanan anda dan pada titik-titik tertentu anda akan melihat puluhan rumah tongkonan yang tersusun begitu indah .


Eksotisme Pemandangan Rumah Tongkonan dan Tebing Batu
Negeri di atas awan di Batutumonga


9. KOPI TORAJA
Tidak dapat di pungkiri kalau kopi toraja kini sudah terkenal di dunia internasional. Kopi yang memiliki rasa yang unik ini  berasal dari pegunungan Toraja sudah sangat terkenal di negara lain seperti Jepang yang kini menjadi pengimpor kopi terbesar dari Toraja. "Ingat Kopi.. Ingat Toraja.. lebih nikmat minum kopi Toraja di bumi Toraja" sebuah slogan yang kini digunakan pemerintah untuk mempromosikan kopi Toraja. menikmati segelas kopi Toraja ketika berkunjung ke Toraja menjadi pelengkap kunjungan anda.

Kopi Toraja dan Kue Tori'

10. TENUN TORAJA
Kain Tenun Toraja merupakan salah satu warisan leluhur yang masih di jaga kelestariannya sampai saat ini. Kain tenun Toraja memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam budaya masyarakat Toraja . Kain tenun memegang peranan penting dalam berbagai upacara adat, juga berfungsi sebagai simbol kemakmuran dan kejayaan. Di masa lampau hanya orang-orang tertentu saja yang mampu memiliki kain-kain tersebut misalnya kaum bangsawan atau masyarakat ekonomi mampu.

Berbagai Motif Tenun Toraja

  *****
Demikianlah beberapa hal unik yang ada di Toraja dan masih banyak lagi keunikan-keunikan Toraja yang mungkin tidak akan anda temukan di tempat lain. Jangan pernah ragu untuk memasukkan Toraja kedalam agenda wisata anda karena Toraja akan menjadi sebuah momen yang tidak akan pernah anda lupakan. Anda tidak perlu ragu karena Toraja dikenal karena sikap toleransi dan keramahan orang-orangnya.
"Jangan Mati Sebelum ke Toraja" sebuah ungkapan yang keluar dari mulut-mulut yang takjub dengan Toraja dan akan membuat anda bertanya-tanya ada apa dengan Toraja??? Negeri orang mati yang hidup???


Sumber foto: Google Picture
Mari dukung pariwisata Toraja klik dan like  Wonderful Toraja

Salam Portal Solata 

Sunday, August 10, 2014

Gerbang Menuju Toraja


SUKU Toraja di Sulawesi Selatan menyimpan tradisi unik yang menarik hati wisatawan untuk datang. Sebelum mendalami ritual Suku Toraja yang unik, ada baiknya melihat dulu Rantepao.

Rantepao adalah sebuah kota kecil di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Kota ini bisa disebut sebagai pusat budaya suku Toraja, sekaligus pintu gerbang budaya Toraja yang unik.


Rantepao telah dikenal sejak dulu sebagai

gerbang bagi wisatawan yang hendak menikmati suguhan wisata alam, budaya, dan sejarah dari Toraja yang eksotis. Rantepao berjarak sekira 300 km dari Makasar, Ibu Kota Sulawesi Selatan. Kota ini mudah diakses dengan berbagai pilihan alternatif kendaraan, baik darat maupun udara.

Rantepao terkenal sebagai kota yang cantik dan berhawa sejuk. Kota ini menunjukkan pesonanya yang masih bernuansa tradisional kental dan semakin menarik dengan lansekap alam yang hijau. Kota Rantepao dikelilingi perbukitan yang puncaknya senantiasa ditutupi kabut. Demikian seperti dikutip dari laman Indonesiatravel.


Sepanjang tahun hujan mengguyur kota ini, di musim kemarau sekalipun. Tak heran, Rantepao disebut sebagai Kota Hujan. Selain itu, Rantepao dilalui oleh Sungai Sa'dan dimana telah menjadi sumber air bagi pertanian dan peternakan di wilayah sekitarnya.


Sebagai pusat pariwisata dan perdagangan di Toraja, Rantepao memiliki sarana akomodasi dan fasilitas umum yang terbilang lengkap. Oleh karena itu, meski Rantepao hanyalah kota kecil, aktivitas kota ini cukuplah ramai. Di Rantepao, segala kebutuhan wisatawan baik lokal dan asing lengkap tersedia.


Ada beragam pilihan hotel, agen wisata, homestay, money changer, toko, pasar tradisional, mini market, bank, perwakilan perusahaan otobus, ATM, warnet, dan warung makan dapat dengan mudah Anda temukan di kota ini. Keunikan lain dari Rantepao adalah bentuk bangunan-bangunan dari fasilitas umum, seperti bank dan kantor dibangun dengan mengadopsi bentuk rumah adat (tongkonan).


Lokasi Kota Rantepao yang strategis dan dekat dengan beberapa kawasan tujuan wisata terkenal di Toraja menjadi nilai tambah tersendiri. Rantepao berjarak sekira 4 kilometer dari salah satu desa tujuan wisata yang paling terkenal di Toraja, yaitu Kete Kesu. Mengunjungi Londa (makam gua kapur kuno) maka jarak yang harus Anda tempuh sekira 7 kilometer.


Rantepao Lemo berjarak sekira 10 kilometer, di sebelah Selatan Rantepao. Lemo adalah juga area pemakaman tua bagi para leluhur masyarakat Toraja. Sedangkan untuk menuju Makale, Ibu Kota Kabupaten Tana Toraja, jarak yang harus ditempuh adalah sekira 18 km dari sebelah utara.


Sementara, jarak Rantepao Kambira adalah 20 kilometer. Di Kambira terdapat pohon Tarra berumur sekitar 300 tahun sekaligus kuburan bagi puluhan jenazah bayi berusia 7 bulan. Batutumonga Rantepao dapat ditempuh dalam jarak 22 km; terdapat 56 menhir di desa ini. Untuk menuju Tilangga' (obyek wisata pemandian alam), jaraknya sekira 12 km dari selatan Rantepao.


Untuk mencapai Rantepao, Anda harus terlebih dahulu terbang ke Bandara Hasanuddin Makasar. Dari sana, Anda kembali melanjutkan penerbangan ke Bandara Pontiku Tana Toraja, yang memakan waktu sekira dua jam dengan pesawat Casa 212. Anda juga bisa menggunakan jalur darat dari Makasar ke Tana Toraja, yaitu dengan bus selama 7-10 jam.


Berikut Ini Gambar tentang Toraja.

   Tongkonan, bentuk rumah adat Rantepao (Foto: dailytravelphotos)
   

Monday, July 21, 2014

Jokowi- JK Menguasai 23 Kabupaten di Sulsel Hanya Kalah Tipis di Kab. Jeneponto

Pasangan nomor urut dua Joko Widodo-Jusuf Kalla rupanya meguasai penuh propinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam Pemilihan Presiden kemarin.

Dari data yang dikeluarkan oleh situs kawalpemilu.org, pasangan ini meraih 71,11 persen suara sedangkan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mendulang 28,88 persen angka dari 99,93 persen suara yang sudah terhitung.

Dari 24 kota yang ada di Sulawesi Selatan, Prabowo-Hatta hanya menang di Jeneponto dengan meraih 50,17 persen suara sementara Jokowi-JK mendapat 49,82 persen.

Berikut rinciannya:
TempatPrabowo-HattaJokowi-JKSuara sahTidak sah
TORAJA UTARA39.01131.86%83.42968.13%122.441.298
KEPULAUAN SELAYAR27.19342.02%37.51357.97%64.706513
BULUKUMBA53.15326.50%147.42173.49%200.5922.532
BANTAENG36.41342.30%49.65557.69%86.06817.128
JENEPONTO85.35950.17%84.76349.82%170.1421.2
TAKALAR51.19234.35%97.83665.64%149.0321.713
GOWA131.44535.23%241.58264.76%373.02769.81
SINJAI40.79736.04%72.38363.95%113.191.21
BONE53.513.73%335.9586.26%389.452.983
MAROS46.7427.10%125.70872.89%172.448731
PANGKAJENE DAN KEPULAUAN47.35729.04%115.69470.95%163.0511.019
BARRU13.78114.88%78.80485.11%92.585513
SOPPENG19.78615.34%109.13784.65%128.923835
WAJO18.11517.66%84.4582.33%102.565502
SIDENRENG RAPPANG30.75319.60%126.11780.39%156.87896
PINRANG43.40423.26%143.13576.73%186.586923
ENREKANG39.07538.86%61.47261.13%100.547617
LUWU61.18831.89%130.64768.10%191.835907
TANA TORAJA31.17528.96%76.44471.03%107.659473
LUWU UTARA50.97333.44%101.4466.55%152.4131.427
LUWU TIMUR31.8634.17%61.37265.82%93.232637
KOTA MAKASSAR184.79429.46%442.41370.53%627.3074.15
KOTA PARE PARE17.97426.09%50.91373.90%68.891258
KOTA PALOPO25.66734.87%47.93465.12%73.601506
TOTAL:  1.180.70528.88%2.906.21271.11%4.087.160112.781

Website kawalpemilu.org sendiri sudah menulis bukan website resmi KPU dan angka bukan merupakan perhitungan resmi dari KPU.
Data di situs ini berasal dari scan form C1 yang dipublish oleh KPU dan didigitisasi dengan bantuan relawan netizen yang independen.

Sunday, July 20, 2014

Hasil Lengkap Rekapitulasi Suara Pilpres di 33 KPU Provinsi

Rekapitulasi perhitungan suara hasil Pilpres 2014 di Luar Negeri dan di 33 KPU tingkat Provinsi telah selesai seluruhnya. KPU Provinsi DKI Jakarta adalah yang terakhir menyelesaikan rapat pleno rekapitulasinya pada Minggu (20/7) dini hari.
Hasilnya, Prabowo-Hatta meraih 62.495.237 suara dan Jokowi-JK meraih 70.923.084 suara. Dengan demikian, untuk sementara pasangan Jokowi-JK unggul atas Prabowo-Hatta dengan selisih suara sekitar 8,4 juta.
Pasangan Prabowo-Hatta unggul di 10 KPU Provinsi, termasuk Aceh, Sumbar, Sumsel, Banten, dan Jabar. Sedangkan Jokowi-JK menang di luar negeri dan di 23 KPU tingkat provinsi, termasuk DKI Jakarta, Jateng, Jatim, Bali, dan Sulsel.
Provinsi di seluruh Indonesia berjumlah 34, namun rekapitulasi perhitungan suara untuk Kalimantan Utara masih digabung di Kalimantan Timur sehingga jumlah KPU Provinsi masih 33..
Hasil rekapitulasi suara di 33 KPU tingkat provinsi tersebut akan diverifikasi dan dilakukan rekapitulasi secara nasional dalam rapat pleno di Gedung KPU, Jl. Imam Bonjol, Jakarta, yang dilaksanakan mulai Minggu (20/7) hari ini hingga Selasa (22 Juli 2014).



Berikut ini adalah hasil lengkap rekapitulasi perhitungan suara Pilpres 2014 di luar negeri dan di 33 KPU Provinsi seluruh Indonesia.


No

Provinsi
Nomor Urut 1
Prabowo-Hatta Rajasa
Nomor Urut 2
Jokowi-Jusuf Kalla
Suara Sah
Persentase
Suara Sah
Persentase
1
Aceh
1.089.290
54,39%
913.309
45,61%
2
Sumut
2.831.514
44,75%
3.494.835
55,24%
3
Riau
1.349.338
50,12%
1.342.817
49,88%
4
Kep. Riau
332.908
40,36%
491.819 
59,64%
5
Sumbar
1.797.505
76,92%
539.308
23,08%
6
Jambi
871.316
49,25%
897.787
50,75%
7
Bengkulu
433.173
45,27%
523.669
54,63%
8
Sumsel
2.132.163
51,26%
2.027.049
48,74%
9
Bangka Belitung
200.706
32,74%
412.359
67,26%
10
Lampung
2.033.924
46,93%
2.299.889
53,07%
11
Banten
3.192.671
57,10%
2.398.631
42, 90%
12
DKI Jakarta
2.528.064
46,9%
2.859.894
53,1%
13
Jawa Barat
14.167.381
59,78%
9.530.315
40,22%
14
Jawa Tengah
6.485.720
33,35%
12.959.540
66,65%
15
DIY
977.342
44,19%
1.234.249
55,81%
16
Jawa Timur
10.277.088
46,83%
11.668.313
53,17%
17
Kalbar
1.032.354
39,62%
1.573.946
60,38%
18
Kaltim & Kaltara
687.734
36,62%
1.190.156
63,38%
19
Kalteng
468.277
40,21%
696.199
59,79%
20
Kalsel
941.809
50,05%
939.748
49,95%
21
Sulawesi Utara
620.095
46,12%
724.553
53,88%
22
Gorontalo
378.735
63,10%
221.497
36,90%
23
Sulteng
631.859
45,13%
768.091
54,87%
24
Sultra
511.134
45,10%
622.217
54,90%
25
Sulawesi Barat
165.494
26,63%
456.021
73,37%
26
Sulsel
1.214.857
28,58%
3.037.026
71,42%
27
Bali
614.241
28,58%
1.535.110
71,42%
28
NTB
1.844.178
71,76%
701.238
28,24%
29
NTT
769.391
34,08%
1.488.076
65,92%
30
Maluku
352.924
48,99%
367.425
51,01%
31
Maluku Utara
306.792
54,45%
256.601
45,55%
32
Papua
769.132
27,51%
2.026.735
72,49%
33
Papua Barat
172.528
32,37%
360.379
67,63%
34
Luar Negeri
313.600
46,26%
364.283
53,74%
JUMLAH
62.495.237
46,84%
70.923.084
53,16%
 SUARA SAH
133.418.321

Saturday, July 19, 2014

Toraja International Festival Kembali Digelar Agustus 2014

Ajang Toraja International Festival (TIF) kembali digelar. Ajang yang berlangsung Agustus mendatang ini diharapkan semakin memperkenalkan Toraja dengan kehidupan masyarakatnya. Kehidupan dimana budaya megalitik yang berusia ribuan tahun telah menjadi bagian kehidupan sehari-hari masyarakat disana.

"Semua wisatawan diajak menemukan kembali budaya megalitik dalam perayaan festival," ujar Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar pada Launching Toraja International Festival 2104, di Ruang Rapat Lantai 17, Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Jumat (18/7/2014)

Ribuan tahun silam, Indonesia menjadi tempat berziarah bagi orang dari berbagai negara di Asia. Sejak dahulu Indonesia terkenal sebagai wilayah penting dalam konteks peradaban Asia dan beberapa berspekulasi bahwa disinilah peradaban manusia dimulai. Toraja menjadi satu wilayah terpenting untuk melihat tempat kehidupan manusia pada masa silam.

Sapta mengatakan antusiasme sambutan luar biasa yang datang dari wisatawan membuat acara ini diselenggarakan kedua kalinya, setelah sukses Desember 2013.

"Event ini dirancang khusus mengembangkan destinasi wisata unggulan selain Bali," lanjutnya.

Festival budaya ini diharap menjadi pemicu memancing wisatawan seantero dunia datang ke Toraja. Toraja International Festival digelar 11 Agustus 2014 hingga 13 Agustus 2014.
Untuk memeriahkan acara juga mengundang pelbagai kelompok misi kebudayaan dari lima negara, seperti Inggris, Amerika Serikat, Zimbabwe juga Korea.

Sumber: republika.com

Wednesday, July 16, 2014

Real Count Perolehan Suara Jokowi-JK di 33 Provinsi

Kubu Jokowi-JK menghitug real count pilpres 2014 berdasarkan data formulir C1 dari 33 provinsi di Indonesia. Berikut sebaran perolehan suara Jokowi-JK versi real count Jokowi-JK.
Data sementara, Selasa (15/7/2014), Jokowi-JK meraup suara 53,46%, sedangkan Prabowo-Hatta 46,54%. Data yang masuk telah mencapai lebih dari 90%.
“Secara nasional kita menang di 24 provinsi. Total secara nasional 53,46 persen dengan suara C1 yang masuk lebih dari 90%,” ujar Koordinator Pengamanan Suara Jokowi-JK, Djarot Saifullah Hidayat, saat memaparkan hasil real count tabulasi Jokowi-JK di Jakarta, Selasa (15/7/2014).
Berikut data perolehan suara Jokowi-JK di 33 provinsi

NoProvinsiPrabowo-HattaJokowi-JKJumlah Suara Masuk
1Aceh55,45%44,05%90%
2Bali28,64%71,36%99%
3Banten57%43%95%
4Bengkulu45,33%54,67%99%
5Yogyakarta44,17%55,83%99%
6Jakarta46,54%53,46%99%
7Gorontalo63,04%36.96%99%
8Jambi49,20%50,80%95%
9Jawa Barat59,09%40,91%95%
10Jawa Tengah33,47%66,63%90%
11Jawa Timur46.95%53,05%91%
12Kalimantan Barat39,86%60,14%90%
13Kalimantan Selatan49,95%50,05%90%
14Kalimantan Tengah41,44%58,56%80%
15Kalimantan Timur36,69%63,31%99%
16Bangka Belitung32,86%67,14%99%
17Kepulauan Riau41,50%58,50%93%
18Lampung47,38%52,62%90%
19Maluku47,79%52,21%92%
20Maluku Utara54,00%46,00%70%
21NTB71,95%28,05%85%
22NTT33,93%66,07%98%
23Papua29,95%70,05%60%
24Papua Barat40,97%59,03%75%
25Riau49,97%50,03%80%
26Sulawesi Barat26,70%73,30%94%
27Sulawesi Selatan27,29%72,21%83%
28Sulawesi Tengah45,82%54,18%94%
29Sulawesi Tenggara55,90%44,10%85%
30Sulawesi Utara46,00%54,00%98%
31Sumatera Barat74,97%25.03%90%
32Sumatera Selatan51,27%48,73%97%
33Sumatera Utara44,82%55,18%97%

Editor : Muhammad Juanda

Sumber: bisnis.com