Showing posts with label WISATA BUDAYA. Show all posts
Showing posts with label WISATA BUDAYA. Show all posts

Friday, March 4, 2016

5 Macam Kuburan Unik di Toraja


Berbicara tentang wisata bertema kematian di dunia ini mungkin tak ada yang lebih menarik dari toraja. ya toraja, tanah yang dijuluki Negerinya Orang Mati yang Hidup. Bisa dikatakan tak ada wisata kematian yang lebih sempurna dari toraja. mulai dari persiapan prosesi upacara adat pemakaman yang melibatkan banyak orang, prosesi upacara rambu solo' yang dilakukan berhari-hari dan menghabiskan biaya sampai miliaran rupiah, proses penguburan yang unik seperti memanjat tebing-tebing untuk memasukkan jenasah kedalam lubang-lubang batu dan jenis-jenis kuburan yang unik mungkin tak akan ditemukan di tempat lain. Sebuah proses panjang kematian di toraja yang menarik untuk disaksikan. Perlu diketahui wisata kematian di toraja tak hanya sampai di acara penguburan masih ada sebuah tradisi unik yang langkah dan sangat menarik. Ma' nene' sebuah tradisi membersihkan dan menganti  pakaian mayat yang sudah bertahun-tahun dikubur. Mungkin sudah sering kita melihat di internet atau sosial media tentang foto mayat yang berdiri dengan berbagai macam judul/Tag mulai dari MAYAT BERJALAN,  MAYAT BERDIRI dan ada juga yang menyebutnya MAYAT BERDASI. Tradisi ini masih dilakukan di beberapa kampung ditoraja sebagai wujud syukur keluarga dan menghargai leluhur yang sudah meninggal.
Mereka Menyebutnya Mayat Berdasi
Terlalu banyak hal-hal unik pada ritual kematian di toraja yang mungkin tak akan habis diceritakan satu-persatu dalam lembaran-lembaran kertas dan berbagai postingan postingan di dunia maya. Pada tulisan kali ini Portal Solata akan membahas tentang kematian di toraja tapi bukan tentang upacara rambu solo yang mahal ataupun mayat berdasi yang membuat buku kuduk berdiri, namun yang akan dibahas adalah tentang tempat penyimpanan mayat atau kuburan tempat berakhirnya prosesi panjang acara rambu solo'.
*****
Mendengar kata "kuburan" mungkin yang akan terbersit dalam pikiran anda adalah sesuatu yang menyeramkan atau arwah - arwah yang gentayangan, tapi itu takkan ada temui di toraja justru kuburan di toraja ramai dengan bule-bule cantik dan wisatawan lokal.
Tidak seperti daerah lain yang hanya memiliki 1 atau 2 jenis kuburan. Toraja sebagai salah satu tempat yang unik memiliki 5 jenis kuburan yang lain dari pada yang lain . Apa sajakah itu???

1. KUBURAN GOA
Tidak seperti daerah lain goa adalah sebuah tempat wisata untuk melihat keindahan stalaktit dan stalagmit tapi berbeda dengan goa di toraja, ketika kita memasuki goa disana kita tidak akan melihat indahnya stalaktit dan stalakmit tapi kita akan disambut dengan peti-peti mayat dan tengkorak tengkorak manusia tentunya dengan suasana yang agak sedikit mistis. Masyarakat toraja mempunyai sebuah tradisi menyimpan mayat di dalam goa entah apa yang menjadi alasannya dan tradisi ini tetap dilakukan sampai sekarang. Kuburan jenis ini banyak di jumpai di toraja seperti di Londa, Tampang Allo Sangalla dan di beberapa tempat lain.
Kuburan Goa di LONDA
Kuburan Goa Tampang Allo di Sangalla'
2. KUBURAN GANTUNG
Salah satu jenis kuburan yang unik dan agak aneh terdengar di telinga yaitu kuburan gantung. Saat kita mendengar kata kuburan gantung mungkin kepala akan sedikit berpikir keras membayangkan bagaimana bentuk dari kuburan gantung. Kuburan gantung adalah cara penguburan dengan cara memasukkan jenasah kedalam erong ( peti khas orang toraja ) kemudian digantungkan di tebing-tebing batu. Ada sebuah kuburan gantung yang di temukan di negara cina yang hampir sama dengan yang ada di toraja namun hingga saat ini belum jelas penyebab kesamaan ini. Kuburan gantung biasanya selalu berdampingan dengan kuburan goa jadi cukup sekali jalan untuk melihat dua jenis kuburan ini, Londa dan Kete Kesu dan Tampangallo bisa menjadi pilihan yang tepat untuk dikunjungi.
Erong yang Berisi Mayat Digantung di Tebing-Tebing Batu
Tau-Tau  di Tebing Batu digantung berdekatan dengan Mayat.
3. KUBURAN BATU "LIANG"
Kuburan ini adalah kuburan yang bisa dibilang sebagai salah satu kuburan yang membutuhkan keahlian khusus untuk membuatnya. Keahlian memahat batu, disinilah kita akan melihat jiwa seni dari pemahat-pemahat batu di toraja. Sebuah batu yang sangat besar akan dipahat  dan dibuat lobang-lobang di sampingnya untuk menyimpan jenasah. Proses yang cukup lama sampai berbulan-bulan untuk membuat sebuah lobang yang berukuran tidak terlalu besar biasanya berukuran sekitar 2X3 meter sampai ukuran yang panjangnya 4 meter. Disamping waktu pembuatan yang lama biaya untuk membayar sipemahat sampai puluhan juta rupiah tergantung dari besar ukuran lobang yang dibuat. Kuburan jenis ini bisa kita jumpai di objek wisata lo'ko mata, lemo dan makam raja-raja sangalla di suaya.
Objek Wisata Kuburan Batu Lo'ko Mata
Proses Pemakaman Salah Satu Keturunan Bangsawan di Suaya
Ketika mengunjungi objek wisata Suaya anda akan menemukan sebuah kuburan di bawah kaki tebing. Itulah sebuah kuburan dari saudara perempuang Puang Laso' Rinding yang bernama Puang Haji Lai Rinding. Puang Haji lai rinding tidak dimakamkan di tebing seperti saudara-saudaranya untuk menghargai ajaran agama dari puang haji lai rinding yang beragama muslim. Sebelum meninggal puang haji lai rinding berpesan agar jenazahnya dibawa kembali ke tanah kelahirannya dan dikuburkan berdampingan dengan saudara-saudaranya.

4. KUBURAN POHON "PASSILLIRAN"
Tak hanya kuburan dari batu, tanah yang memiliki sejuta keunikan ini masih memiliki satu jenis kuburan unik lagi yang mungkin tak akan di temukan dibelahan bumi manapun. Kuburan Pohon.... ya... Kuburan yang terdapat pada sebuah pohon besar yang bernama pohon tarra'. kuburan ini digunakan untuk menguburkan bayi yang meninggal di bawah umur 6 bulan. Mungkin tradisi ini terdengar aneh tapi itulah sebuah tradisi yang sudah dilakukan nenek moyang orang toraja sejak dulu kala. Sebuah pohon tarra yang berukuran besar dan masih tumbuh dilubangi kemudian jenasah dari sang bayi dimasukkan kedalam lubang pohon tersebut dan ditutupi dengan ijuk. Kita dapat menemukan jenis kuburan jenis ini di beberapa tempat di toraja. namun yang paling populer dan mudah di jangkau adalah objek wisata Kambira Baby Grave di kec.Sangalla'.
ObjeK Wisata Kambira Baby Grave


5. KUBURAN PATANE
Kuburan jenis adalah kuburan yang palim umum di toraja sehinga dapat di jumpai dimana-mana. kuburan ini memiliki macam-macam model mulai dari betuk rumah, bentuk tongkonan, atau yang berbentuk seperti peti besar. Yang perlu diketahui bahwa model dan biaya pembuatan dari kuburan ini sangat beragam ada yang sampai menghabiskan biaya sampai miliaran rupiah karena kemewahannya.
Jejeran Kuburan Patane di Kete Kesu

Dari 5 kuburan yang dibahas kali ini mungkin masih ada jenis kuburan lain yang belum sempat dituliskan kedalam postingan kali ini semoga dilain kesempatan dapat dituliskan kembali sesuai dengan saran-saran dan kritik dari pembaca.
 *****

Itulah sedikit gambaran tetang berbagai keunikan kuburan yang ada di toraja yang mungkin tidak akan di tempat lain. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa sedikit memberikan gambaran bagi yang belum pernah mengunjungi toraja.

Sampaikan kritik dan saran ke Email: portalsolata@gmail.com
Salam Portal Solata
Kurre Sumanga'/Thank You

Wednesday, February 24, 2016

Kampung ala Tana Toraja Juga Ada Di Bontang

Seperti biasa, Minggu menjadi hari libur pekerja kantoran. Dan seperti yang pernah aku katakan, setiap Minggu setidaknya harus membuat satu itinerary kecil-kecilan untuk membunuh rasa bosan yang melanda tiap akhir pekan. Untuk edisi minggu ini, hal yang aku lakukan untuk membunuhnya adalah : Berkunjung ke 'Tana Toraja'

Mungkin sebagian dari kalian berpikir : Buset, Une nih jutawan banget, baru empat bulan kerja udah bisa keliling Indonesia. Liburan aja keluar pulau !
Tapi ini hanya 'mini' Tana Toraja. Letaknya nggak jauh dari tempat kontrakanku di Bontang, hanya sekitar sepuluh menit aja naik motor. Tepatnya di Kanaan Dalam, Kelurahan Gunung Telihan, Bontang. Dimana di Kanaan Dalam mayoritas penghuninya adalah orang Tana Toraja yang bermukim di Bontang, jadinya di Kanaan dengan mudah ditemukan konstruksi rumah Tongkonan dan aura-aura Toraja disana.

Tongkonan di Kanaan Dalam
Memasuki Kampung Tator, mataku tertuju pada tiga Tongkonan yang berdiri di lapangan, tak tahu fungsinya buat apa, aku nekatkan masuk kesana, tentu saja dengan izin warga sekitar. Bersama kawan baru yang baru kukenal dan sama-sama memiliki hobi fotografi (namanya Winda, dia kerja di Pupuk Kaltim, Bontang), kami melangkah mantap memasuki lapangan dengan tiga Tongkonan yang mengelilinginya. Ada satu Tongkonan yang paling besar disana, aku dan Winda pun naik keatasnya untuk mencari spot terbaik di tempat tersebut.
Kepala Kerbau Buatan
Berada diatas Tongkonan, serasa benar-benar di Tana Toraja. Tongkonan itu dipenuhi ukir-ukiran khas Toraja, yang tak kuketahui maknanya seperti apa, dan tentu saja kepala kerbau dengan tanduknya yang mengarah kebelakang menempel di tengah-tengah rumah tersebut. Dalam hati aku berdecak kagum, begitu eksotis dan kaya sekali budaya Indonesiaku. Semoga...kita dapat mempertahankannya dan tidak direbut kepemilikannya oleh bangsa lain.
Serasa di Toraja Asli
Motif Tribal yang Unik ! Saya tak paham maksudnya.
Dengan pengambilan gambar dari sudut-sudut tertentu, maka tak banyak orang tahu kalau sebenarnya berada di Bontang, bukan Tana Toraja. Cukup post di media sosial dengan embel-embel Toraja, semua kawan backpacker pun ngiler, rame komen : "Eh, elu lagi di Toraja Ne? Ngapain? Kapan? Acara apa?"
Kutimpali hanya dengan senyum dan satu kata singkat : "Iya"
"Toraja low budget, maklumlah, backpacker dengan jam kerja yang padat harus kreatif dikit," *untuk kalimat yang ini dilanjutkan dalam hati. Moga-moga ini bukan termasuk unsur penipuan.
Acara foto-foto pun berlangsung seru, motif-motif tribal nan etnik, bisa dijadikan spot yang unik dan super menarik, dan semakin seru dengan iringan anjing menyalak tak henti-henti melihat dua orang asing disana. Ada juga sekawanan anjing yang menghampiri kami dengan muka seram. Wow, acara hunting makin seru dan bikin berdebar-debar !
Setelah puas berfoto ria, kami menuju kuburan Toraja yang unik. Untuk kali ini kuburan buakn seperti di Tator yang asli, dimana mayat bisa berjalan sendiri. Hanya sebuah makam dengan atap berbentuk Tongkonan, dan besar-besar, ada yang sebesar kontrakanku juga, mewah banget !

Makam Toraja, mewah banget !
Hampir setia makam terdapat tongkonan
Sepanjang jalan di Kanaan Dalam, dengan mudahnya kita menemukan kios yang menjajakan daging babi segar dan kepala babi. Tak hanya itu, ada juga separuh tubuh babi yang telah dikuliti digantung di kiosnya. Aku dan Winda bergidik sepanjang jalan, karena itu merupakan pemandangan yang asing bagi kami.

Sumber: 
* Tulisan ini telah diposting di blog www.fraunesia.com oleh penulis Unesia Drajadispa dan diposting kembali oleh Portal Solata dengan tujuan untuk berbagi informasi kepada masyakat kususnya masyarakat toraja.
* Tulisan ini diposting oleh Portal Solata tanpa merubah judul ataupun isi dari tulisan sebelumnya.
* Tulisan asli dapat dibaca di http://www.fraunesia.com/2014/10/kampung-ala-tana-toraja-juga-ada-di.html

 
Salam hormat Portal Solata.
Kurre Sumanga' / Thank You

Thursday, September 24, 2015

Bagian II: Daftar Hotel di Toraja


Lanjutan...
 
Indra II Hotel
Bintang 1
Landorundun No. 63 Rantepao, Toraja. 0423-21583
Rp. 300, 400, 500, 700.
Indra II Hotel

Hotel Duta 88
Jl. Emy Saelan - Rantepao - Toraja Utara -
Tlp. 0423 23477   
Hotel Duta 88














Hotel Hiltra
Jl. Pramuka No. 70 Rantepao - Toraja Utara
Tlp. 62 423 - 27323 / 25257. 

Hotel Hiltra














Hotel Madarana
Jl. Sa'dan - Malangngo' Rantepao - Toraja Utara.
Tlp. 62 423 - 23777. 
Hotel Madarana





Hotel Pison
Jl. Pongtiku II/8m Rantepao
Telp: 0423-21344
Hotel Pison

Hotel Nonongan Resort
Jl. Jurusan Makale -Alang-Alang - Rantepao - Toraja Utara. Tlp. 62 423 - 23101. 
Hotel Toraja Cottage
Jl. Jurusan Palopo – Rantepao Kabupaten Toraja UtaraTel: +62-423-21268
Hotel/Wisma Fios
Jl. Abdul Gani No. 1 D - Rantepao - Toraja Utara - Tlp. 0423 27268
Hotel Victoria
Jl. A. Mappanyukki Rantepao
Hotel Sallebayu
Jl. Ke’te’ Kesu’  Tel: +62-423-23469
Hotel Marlin Inn
Jl. Andi' Mappanyukki No. 75 Rantepao - Toraja Utara
Hotel Monton
Jl. Abd. Gani No. 14A Rantepao - Toraja Utara Tlp. 62 423 - 21675.
Hotel Pia's Poppies
Jl. Pongtiku - Rantepao - Toraja Utara Tlp. 62 423 - 21121.
Hotel Rantepao Lodge
Jl. Rura Pao - Eranbatu - Rantepao - Toraja Utara Tlp. 62 423 - 21248 / 23717. 
Hotel Kambuno
Jl. Jurusan Palopo - Rantepao - Toraja Utara - Tlp. 0423 25104
Hotel Palma
Jl. Poros Palopo - Bolu - Rantepao - Toraja Utara - Tlp. 0423 23789
Hotel Batupapan
Jl Pongtiku No 130 Makale Tlp. (0423) 22559
Hotel Sangalla' 
JL. Pongtiku No. 509 Makale Poros Makale - Rantepao
Tlp. ( 0423 ) 24485.  Fax  ( 0423 ) 24485
Emaill  hotelsangalla@yahoo.co.id
Hotel Puri Artha
Melati 3
Pontiku 114, Makale, Toraja. 0423-22470, 22079
Rp. 100, 150, 200. 
Hotel Makula'n Restoran
Permandian Air Panas Makula' Sangalla'

Itulah beberapa informasi beberapa hotel yang ada di toraja. Semoga informasi yang dibagikan kali ini bermanfaat bila ingin berkunjung ke toraja. Mohon maaf apabila kualitas gambar yang kurang bagus.
Salam Portal Solata

Tuesday, September 22, 2015

Bagian ke II: Berbagai Jenis Kerbau "Tedong" Yang Ada di Toraja



Lanjutan...
Baca Bagian I: Jenis Kerbau Berdasarkan  Corak Warna Kerbau

Berdasarkan Bentuk Tanduk Kerbau.
Selain warna bulu kerbau untuk mengadakan suatu acara pemakaman yang sempurna maka keluarga bangsawan harus menyiapkan tedong tanda (wajib ) untuk sebuah upacara pemakaman yang besar. Maka kerbau di toraja juga di bedakan jenisnya berdasarkan bentuk tanduk kerbau. Berikut ini jenis-jenisnya.

Tedong Ballian

Tedong Balian

Jika di lihat secara sepintas jenis kerbau yang satu ini adalah yang juara,hal ini di karenakan ciri utama dari kerbau ini terletak pada tanduk yang panjangnya bisa sampai 2 meter, dengan badan gempal,dengan corak warna hitam ke abu-abuan, kebanyakan kerbau ini di kebiri. Tedong balian merupakan kerbau yang sudah langka dan merupakan tedong tanda (wajib) untuk upacara pemakaman bangsawan toraja sehingga harganya juga mahal diatas 100 juta. Ciri identik dengan kerbau balian adalah tanduknya yang panjang ke samping tidak seperti kerbau normal pada umumnya.

Tedong Tekken Langi'

Tedong Todi' Tekken Langi'
Salah satu jenis kerbau yang unik karena tanduk yang tidak sejajar,jenis kerbau ini dapat kita jumpai di setiap pesta adat lengkap,dengan ciri khusus tanduk sebelah kiri naik,sementara sebelah kanan ke bawah atau sebaliknya. kerbau ini merupakan kerbau yang langka dan harganya juga mahal diatas kisaran 100 juta rupiah.

Tedong Sokko 

Tedong Bonga Sokko
Kerbau ini hampir sama dengan kerbau lainnya yang membedakan adalah bentuk tanduk yang unik karena mengarah ke bawah dan hampir bertemu di bawah leher. Tedong sokko jenis kerbau yang sudah langkah dijumpai dan merupakan tedong tanda (wajib) untuk melakukan ritual pemakaman untuk bangsawan toraja. Setiap tahun harga kerbau jenis ini semakin mahal dan akan lebih mahal lagi ketika kerbau berwarna belang. Harganya berkisar 50 juta sampai ratusan juta rupiah.
 
Itulah informasi yang dapat di bagikan tentang jenis-jenis kerbau yang ada di toraja baik itu dari corak warna kerbau ataupun dari bentuk tanduk kerbau. Mungkin masih ada yang tidak sempat dituliskan  ataupun perlu dikoreksi dari tulisan ini, silahkan sampaikan di kolom komentar. Semoga portal solata bisa memperbaiki dan melengkapi kekurangan dari tulisan ini.
Kurre Sumanga'

Salam Portal Solata
Sumber Foto: Grup Facebook Komunitas Pecinta Tedong Silaga

Wednesday, January 7, 2015

Keunikan Nama-Nama Kerbau di Toraja

Ma' Pasilaga Tedong atau Tedong Silaga bukan lagi hal yang asing bagi sebagian orang yang pernah mengunjungi Toraja.  Ma' pasilaga tedong atau Adu Kerbau adalah sebuah tradisi di Toraja sejak dari nenek moyang yang tetap dilestarikan sebagai salah satu bagian dari rangkaian acara rambu solo'(prosesi upacara pemakaman). Tak ada salahnya jika tedong silaga bisa dikatakan sebagai salah satu daya tarik Toraja karena merupakan salah satu acara yang paling meriah dan menarik untuk di saksikan secara langsung. Kerbau  di Toraja merupakan hewan yang paling mahal harganya bakan lebih mahal dari sebuah mobil oleh karena itu kerbau aduan atau kerbau Petarung  di Toraja merupakan hewan yang di perlakukan secara kusus tidak seperti kerbau kerbau di tempat lain pada umumnya. Sampai saat ini kerbau aduan di toraja sudah sampai puluhan bahkan sampai ratusan ekor yang tersebar di kampung kampung. Pada acara ma' pasilaga tedong disini akan kerbau akan saling adu kekuatan, teknik dan ketahanan jadi kerbau yang saling bertarung akan disesuaikan dengan ukuran besar kerbau, ukuran, panjang dan kekarnya tanduk karena inilah yang akan menentukan siapa yang akan menjadi pemenangnya. Ma' Pasilaga tedong biasanya dilaksanakan bersamaan dengan Upacara Pemakaman di Toraja yaitu pada musim liburan panjang sekitar bulan Juni sampai bulan Agustus dan pada bulan Desember sampai Januari. Dan Pada saat  itulah kita bisa menyaksikan kerbau-kerbau Petarung bertarung di Arena. Ma' Pasilaga Tedong di Toraja Layaknya sebuah kompetisi dimana kerbau akan di bagi dalam kelas kelas tertentu yang tentunya dilihat dari ukuran  dan tanduk kerbau. Kerbau tersebut akan saling menantang untuk menetukan siapa yang akan menjadi pemenang dan yang menjadi ciri khas tersendiri adalah nama dari kerbau petarung tersebut yang unik mulai dari nama semain sepakbola,nama daerah,bahkan sampai nama presiden indonesia pun ada. 
Berikut ini beberapa foto Kerbau Petarung yang didapatkan dari berbagai sumber:

"GUSDUR" nama Alm. mantan presiden Indonesia
"JOKOWI" lengkap dengan baju kotak kotak

"PIRLO" nama pemain bola asal Italia
RESE'
"SALOSO"

"NARUTO" Terinspirasi dari Film animasi Jepang
JAK MANIA Team PUMA
KERA SINTING "CRAZY MONKEY"

PAQIO Team OTS

ROBERTO Team KJK JAPAL

BANTENG LAMUNAN Team AWA'
NEYMAR Team AWA'

EMON FERNANDO

JACK TONDON Team TONDON

KAMPA TAMPO

TSUBASA
ARJUNA Team GMP
SULE

YAKUZA vs GARA
"SUAREZ" nama pemain Barcelona Luis Suarez

"GARUDA MERAH"

"MORTIR" Team 3-LIPU
ISIS Team PALMA
DORCE Team 3-LIPU
HANGER Team PUMA
SYARINI Team 3-LIPU
LUNA MAYA
LAPENDER vs SAGUER Team PALMA
MAUT vs DANA
LITTI RURA
LAUT BIRU

BOKO HARAM Team TOKESAN
DEKKER Team SUKOI

Mungkin terdengar lucu dan unik tapi itulah salah satu keunikan toraja dan menjadi daya tarik tedong silaga. Selain yang di atas masih banyak kerbau petarung toraja dengan nama unik seperti Barcelona, Fabregas, Prancis, Bonek, Densus 88 dll  yang ikut meramaikan acara Ma' PasilagaTedong di Toraja. 

Sumber Foto:
Komunitas Pencinta Tedong Silaga (Kompetisi)
Komunitas Pencinta Tedong Toraya 

Mari dukung pariwisata Toraja dengan meng Klik dan Like WONDERFUL TORAJA