Tuesday, December 24, 2013
Toraja Internasional Festival 2013
Toraja Internasional Festival 2013 akan digelar pada Sabtu-Senin, (28-30/12/2013) di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara. Sejumlah pemusik ternama dari luar negeri ikut memeriahkan pagelaran akbar tersebut.
Hal ini diungkapakan oleh Direktur TIF 2013, Franki Raden. Ia mengatakan bahwa salah satu item kegiatan yakni World Music Camp.
Penutupan TIF yang digelar dalam kemah yang bertemakan world music camp, di Ge’tengan, Mengkendek. Daerah ini merupakan sebuah wilayah perkemahan raksasa yang akan di sulap menjadi arena festival World Music terbesar di dunia.
Di sana para pemusik dan penonton bakal tinggal bersama dan bergabung membentuk sebuah masyarakat komunal baru guna melakukan suatu kegiatan budaya yang harmonis. Toraja World Music Camp and Festival berlangsung dua hari mulai 29-30 Desember 2013.
Untuk penutupan TIF akan menampilkan kurang lebih sebanyak 300 perempuan yang melantunkan nyanyian mantra dan diiringi dengan grup Indonesia National Orchestra yang merupakan paduan alat-alat tradisional dari Sabang sampai Merauke.
“Seluruh grup musik dalam dan luar negeri, yang jumlahnya 20 kelompok ikut pada penutupan itu,” terang Franky.
Beberpa grup musik ternama akan unjuk kebolehan di acara tersebut, antara lain Aigul Ulkenbayeva dari Kazakhstan, Debu dari Amerika, Gilles Seassi dari Perancis dan Supakulu dari Zimbabwe.
“Mereka ini merupakan Maestro musik terbaik dinegerinya. Ini merupakan daya tarik tersendiri. Agar para turis bisa lebih menikmati kegiatan tersebut,” Jelas Franki dalam konfrensi persnya di Gedung Mulo, Jumat (20/12).
Selain dari grup musik dari luar negeri, ada juga grup musik budaya dari dalam negeri. Seperti Modero dari Palu, Kolintang Duo, Saleum dari Aceh, dan Basri Sila dan Batara Gowa dari Makassar.
Sumber:Antara
Video: Promo Toraja International Festival
Friday, December 20, 2013
Ragam Acara Toraja International Festival
Direktur TIF 2013, Franky Raden mengatakan dalam TIF 2013 akan ditampilkan berbagai kegiatan seperti seminar internasional yang membahas culture tourism dengan menghadirkan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar, workshop tenunan dan memahat dan workshop fotografi.
Ia mengatakan, terdapat dua acara utama yakni sesi pembukaan di sebuah desa bernama Desa Ketekesu, Makale. Desa itu merupakan salah satu desa tertua di Tana Toraja yang berusia sekitar 900 tahun.
Kemudian, penutupan TIF 2013 yang akan diadakan di Bukit Ge'tengan, sebuah wilayah perkemahan raksasa yang akan dijadikan arena festival World Music dengan nama Toraja World Music Camp and Festival yang akan berlangsung 29-30 Desember
Sejumlah kelompok musik akan tampil dalam festival ini, yakni: Debu (Amerika Serikat/ Jawa Barat), Supa Kalulu (Zimbabwe), Vieux Cissokho (Senegal), Orchid House Orchestra (Italia), Jeannette Lambert (Kanada), Gilles Saissi (Perancis), Aigul Elkenbayeva (Kazakhstan), Indonesian National Orchestra (Indonesia), Modero (Palu), Saleum (Aceh), Rebana Betawi (Jakarta), Kolintang (Sulawesi Utara), Batara Gowa (Makassar), Madandan (Toraja), dan lain-lain.
Tak hanya itu, para pemusik dari mancanegara dan nusantara ini akan memberikan workshop musik, yaitu, Anello Capuano (mengenai aransemen musik digital untuk alat musik tradisional), Reg Swagger (soal teknik bermain gitar Jazz), I Nyoman Windha (mengenai Kecak dan Gender Wayang) dan Alfian (soal Rebana Biang, Hadroh dan Kecimpring).
Franky menjelaskan penutupan TIF menampilkan 300-an perempuan yang melantunkan nyanyian mantra dan diiringi dengan grup Indonesia National Orchestra. Orkestra ini merupakan paduan alat-alat tradisional dari Sabang sampai Merauke.
''Seluruh grup musik dalam dan luar negeri, yang jumlahnya 20 kelompok ikut pada penutupan itu,'' ujarnya.
TIF 2013 akan diselenggarakan sekaligus di dua kota kabupaten yaitu Makale di Tana Toraja dan Rantepao di Toraja Utara.
Sumber: Antara News
Back To Home
Ia mengatakan, terdapat dua acara utama yakni sesi pembukaan di sebuah desa bernama Desa Ketekesu, Makale. Desa itu merupakan salah satu desa tertua di Tana Toraja yang berusia sekitar 900 tahun.
Kemudian, penutupan TIF 2013 yang akan diadakan di Bukit Ge'tengan, sebuah wilayah perkemahan raksasa yang akan dijadikan arena festival World Music dengan nama Toraja World Music Camp and Festival yang akan berlangsung 29-30 Desember
Sejumlah kelompok musik akan tampil dalam festival ini, yakni: Debu (Amerika Serikat/ Jawa Barat), Supa Kalulu (Zimbabwe), Vieux Cissokho (Senegal), Orchid House Orchestra (Italia), Jeannette Lambert (Kanada), Gilles Saissi (Perancis), Aigul Elkenbayeva (Kazakhstan), Indonesian National Orchestra (Indonesia), Modero (Palu), Saleum (Aceh), Rebana Betawi (Jakarta), Kolintang (Sulawesi Utara), Batara Gowa (Makassar), Madandan (Toraja), dan lain-lain.
Tak hanya itu, para pemusik dari mancanegara dan nusantara ini akan memberikan workshop musik, yaitu, Anello Capuano (mengenai aransemen musik digital untuk alat musik tradisional), Reg Swagger (soal teknik bermain gitar Jazz), I Nyoman Windha (mengenai Kecak dan Gender Wayang) dan Alfian (soal Rebana Biang, Hadroh dan Kecimpring).
Franky menjelaskan penutupan TIF menampilkan 300-an perempuan yang melantunkan nyanyian mantra dan diiringi dengan grup Indonesia National Orchestra. Orkestra ini merupakan paduan alat-alat tradisional dari Sabang sampai Merauke.
''Seluruh grup musik dalam dan luar negeri, yang jumlahnya 20 kelompok ikut pada penutupan itu,'' ujarnya.
TIF 2013 akan diselenggarakan sekaligus di dua kota kabupaten yaitu Makale di Tana Toraja dan Rantepao di Toraja Utara.
Sumber: Antara News
Back To Home
Monday, December 9, 2013
Tutorial Membuat efek Lomografi Pada Foto Dengan Photoshop
Ok sebelum kita belajar tutorial Efek Lomografi ada baiknya kita ketahui apa itu efek lomo. Sobat semua Lomografi adalah sebuah bagian dari fotografi yang menggunakan kamera khusus yang disebut dengan kamera LOMO. LOMO sendiri merupakan singkatan dari Leningradskoye Optiko-Mechanichesckoye Obyedinenie (Leningrad Optical Mechanical Amalgamation) yang merupakan sebuah pabrik lensa yang berada di St.Petersburg, Rusia.
( Salah satu contoh kamera LOMO)
Dengan kamera lomo kita dapat menghasilkan suatu karya fotografi yang unik dan berbeda dari foto yang pada umumnya. Nah berhubung kita ndak punya kameranya so kita racik ja di photoshop agar foto kita seolah-olah hasil jepretan dari kamera LOMO tersebut.
Ok langsung saja ikuti langkah-langkahnya dibawah ini:
1. Pertama buka foto yang akan kita jadikan efek Lomografi, kali ini sy menggunakan foto avril.

Klik Kanan dan Save as gambar di atas untuk contoh latihan
2. Setelah itu kita akan memanfaatkan fasilitas Curves yang ada pada photoshop.
Oya kita tentunya sudah tau bahwa di dalam dunia desain ada dua macam pengeditan pada sebuah image, yaitu:
- mengedit langsung difotonya (merusak) dan
- mengedit secara tidak langsung (mask/menutupi)
Tentunya cara yang pertama ni diharamkan :-D karna jelas ini kurang efektif jika nantinya dalam pengeditan terjadi yang namanya kesalahan.
Untuk itu ditutorial ini kita akan menggunakan cara kedua.
(contoh mengedit foto yang merusak langsung pada foto langsung melalui IMAGE > ADJUSMENT > ...)
(contoh pengeditan foto yang tidak langsung merusak foto (mask/menutupi) melalui ADJUSMENT FILL LAYER di Pallet layer )
Jadi sifatnya tidak merusak langsung pada foto tapi dia menutupi/langsung membuat layer baru jika kita menggunakan fasilitas melalui cara ini.
OK sekarang kita buka fasilitas Curves menggunakan cara yang kedua tadi:
3. Setelah itu akan muncul jendela pengaturan CURVES. Atur seperti dibawah ini:
(pengaturan di Chanel RGB)
(pengaturan di Chanel BLUE)
(pengaturan di Chanel GREEN)
4. Setelah itu kita akan memberikan efek GRADIENT MAP
Lalu atur seperti pada gambar dibawah ini:
Preset: black with
Blending mode: overlay
Opacity: 46 (silahkan dimodifikasi)
5. Setelah itu kita gunakan juga fasilitas Fiil gradient: atur sesuai dengan gambar:
preset: foreground to transparan
style: Radial
reverse dan align with layer aktifkan (centang )
Nah jangan lupa blanding mode pada layer GRADIEN FILL 1 ubah menjadi OVERLAY:
Lihat gambar dibawah.
6. Akhirnya selesai juga..mudah bukan???
Foto Efek Lomografi
Selamat Mencoba Semoga bermamfaat.
Wednesday, December 4, 2013
Cerita Natal: Tidak Ada yang Mustahil ( Kasih itu Nyata)
Setiap orang menginginkan hidup yang sempurna , tetapi tidak semua orang mendapatkannya. Berikut ada cerita Natal yang indah tentang Kasih yang diberikan dari ketidak sempurnaan hidup ......
Ditulis oleh Barnabas Baku Nawa
Los Felidas adalah nama sebuah jalan di salah satu ibu kota negara di Amerika Selatan, yang terletak di kawasan terkumuh diseluruh kota . Ada sebuah kisah Natal yang menyebabkan jalan itu begitu dikenang orang. Cerita ini dimulai dari kisah seorang pengemis wanita yang juga ibu seorang gadis kecil. Tidak seorangpun yang tahu nama aslinya, tapi beberapa orang tahu sedikit masa lalunya, yaitu bahwa ia bukan penduduk asli kota itu, melainkan dibawa oleh suaminya dari kampung halamannya. Seperti kebanyakan kota besar di dunia ini, kehidupan masyarakat kota terlalu berat untuk mereka, Tidak sampai setahun di kota itu, mereka sudah kehabisan seluruh uangnya.
Hingga suatu pagi mereka menyadari akan tinggal dimana malam nanti dengan tidak sepeserpun uang ada dikantong. Padahal mereka sedang menggendong seorang bayi berumur satu tahun. Dalam keadaan panik dan putus asa, mereka berjalan dari satu jalan ke jalan lainnya dan tiba di sebuah jalan sepi dimana puing-puing dari sebuah toko seperti memberi mereka sedikit tempat untuk berteduh.
Saat itu angin Desember bertiup kencang, membawa titik-titik air yang dingin. Ketika mereka beristirahat dibawah atap toko itu, sang suami berkata, "Saya harus meninggalkan kalian sekarang untuk mendapatkan pekerjaan apapun, kalau tidak malam nanti kita akan tidur disini." Setelah mencium bayinya ia pergi. Itu adalah kata-katanya yang terakhir karena setelah itu ia tidak pernah kembali. Tak seorangpun yang tahu dengan pasti kemana pria itu pergi, tapi beberapa orang seperti melihatnya menumpang kapal yang menuju ke Afrika.
Selama beberapa hari berikutnya sang ibu yang malang terus menunggu kedatangan suaminya, Dan bila malam menjelang ibu dan anaknya tidur di emperan toko itu. Pada hari ketiga, ketika mereka sudah kehabisan susu, orang-orang yang lewat mulai memberi mereka uang kecil, Dan jadilah mereka pengemis di sana selama enam bulan berikutnya.
Pada suatu hari, tergerak oleh semangat untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, ibu itu bangkit dan memutuskan untuk bekerja. Persoalannya adalah di mana ia harus menitipkan anaknya, yang kini sudah hampir 2 tahun, dan tampak amat cantik. Keliahatannya tidak ada jalan lain kecuali meninggalkan anak itu disitu dan berharap agar nasib tidak memperburuk keadaan mereka.
Suatu pagi ia berpesan pada anaknya, agar ia tidak pergi kemana-mana, tidak ikut siapapun yang mengajaknya pergi atau yang menawarkan gula-gula. Pendek kata, gadis kecil itu tidak boleh berhubungan dengan siapapun selama ibunya tidak ditempat. "Dalam beberapa hari mama akan mendapatkan cukup uang untuk menyewa kamar kecil yang berpintu, dan kita tidak lagi tidur dengan angin di rambut kita".
Gadis itu mematuhi pesan ibunya dengan penuh kesungguhan. Maka sang ibu mengatur kotak kardus dimana mereka tinggal selama tujuh bulan agar tampak kosong, dan membaringkan anaknya dengan hati-hati di dalamnya, di sebelahnya ia meletakkan sepotong roti, kemudian, dengan mata basah ibu itu menuju ke pabrik sepatu, dimana ia bekerja sebagai pemotong kulit. Begitulah kehidupan mereka selama beberapa hari, hingga di kantong sang ibu kini terdapat cukup uang untuk menyewa sebuah kamar berpintu di daerah kumuh tersebut.
Dengan suka cita sang ibu menuju ke penginapan orang-orang miskin itu, membayar uang muka sewa kamarnya. Tapi siang itu juga sepasang suami istri pengemis yang moralnya amat rendah menculik gadis cilik itu dengan paksa, dan membawanya sejauh 300 kilometer ke pusat kota . Di situ mereka mendandani gadis cilik itu dengan baju baru, membedaki wajahnya, menyisir rambutnya dan membawanya kesebuah rumah mewah di pusat kota.
Di situ gadis cilik itu dijual. Pembelinya adalah pasangan suami istri dokter yang kaya, yang tidak pernah bisa punya anak sendiri walaupun mereka telah menikah selama 18 tahun. Suami istri dokter tersebut memberi nama anak gadis itu Serrafona, mereka memanjakannya dengan amat sangat. Di tengah-tengah kemewahan istana gadis kecil itu tumbuh dewasa. Ia belajar kebiasaan-kebiasaan orang terpelajar seperti merangkai bunga, menulis puisi dan bermain piano. Ia bergabung dengan kalangan-kalangan kelas atas, dan mengendarai Mercedes Benz kemanapun ia pergi. Satu hal yang baru terjadi menyusul hal lainnya, dan bumi terus berputar tanpa kenal istirahat.
Pada umurnya yang ke-24, Serrafona dikenal sebagai anak gadis gubernur yang amat jelita, yang pandai bermain piano, yang aktif di gereja, dan yang sedang menyelesaikan gelar dokternya. Ia adalah figur gadis yang menjadi impian setiap pemuda, tapi cintanya direbut oleh seorang dokter muda yang welas asih, yang bernama Geraldo.
Setahun setelah perkawinan mereka, ayahnya wafat, dan Serrafona beserta suaminya mewarisi beberapa perusahaan dan sebuah real-estate sebesar 14 hektar yang diisi dengan taman bunga dan istana yang paling megah di kota Itu.
Menjelang hari ulang tahunnya yang ke-27, sesuatu terjadi yang merubah kehidupan wanita itu. Pagi itu Serrafona sedang membersihkan kamar mendiang ayahnya yang sudah tidak pernah dipakai lagi, dan di laci meja kerja ayahnya, ia menemukan selembar foto seorang anak bayi yang digendong sepasang suami istri. Selimut yang dipakai untuk menggendong bayi itu lusuh, dan bayi itu sendiri tampak tidak terurus, karena walaupun wajahnya dilapisi bedak tetapi rambutnya tetap kusam. Sesuatu di telinga kiri bayi itu membuat jantungnya berdegup kencang. Ia mengambil kaca pembesar dan mengkonsentrasikan pandangannya pada telinga kiri itu. Kemudian ia membuka lemarinya sendiri, dan mengeluarkan sebuah kotak kayu mahoni. Di dalam kotak yang berukiran indah itu dia menyimpan seluruh barang-barang pribadinya, dari kalung-kalung berlian hingga surat-surat pribadi. Tapi diantara benda-benda mewah itu tampak sesuatu yang terbungkus oleh kapas kecil, sebentuk anting-anting melingkar yang amat sederhana, ringan dan bukan terbuat dari emas murni.
Almarhum ibu memberinya benda itu dengan pesan untuk tidak menghilangkannya. Ia sempat bertanya, kalau itu anting, dimana pasangannya. Ibunya menjawab bahwa hanya itu yang ia punya. Serrafona menaruh anting itu di dekat foto. Sekali lagi ia mengerahkan seluruh kemampuan melihatnya dan perlahan-lahan air matanya berlinang. Kini tak ada keragu-raguan lagi bahwa bayi itu adalah dirinya sendiri. Tapi kedua pria wanita yang menggendongnya, dengan senyum yang dibuat-buat, belum pernah dilihatnya sama sekali. Foto itu seolah membuka pintu lebar-lebar pada ruangan yang selama ini mengungkungi pertanyaan-pertanyaannya, kenapa bentuk wajahnya berbeda dengan wajah kedua orang tuanya, kenapa ia tidak menuruni golongan darah ayahnya.
Saat itulah, sepotong ingatan yang sudah seperempat abad terpendam, berkilat dibenaknya, bayangan seorang wanita membelai kepalanya dan mendekapnya di dada. Di ruangan itu mendadak Serrafona merasakan betapa dingin sekelilingnya tetapi ia juga merasa betapa hangatnya kasih sayang dan rasa aman yang dipancarkan dari dada wanita itu. Ia seolah merasakan dan mendengar lewat dekapan itu bahwa daripada berpisah lebih baik mereka mati bersama.
Matanya basah ketika ia keluar dari kamar dan menghampiri suaminya, "Geraldo, saya adalah anak seorang pengemis, dan mungkinkah ibu sekarang masih ada di jalan setelah 25 tahun?" Ini semua adalah awal dari kegiatan baru mereka mencari masa lalu Serrafonna. Foto hitam-putih yang kabur itu diperbanyak puluhan ribu lembar dan disebar ke seluruh jaringan kepolisian di seluruh negeri. Sebagai anak satu-satunya dari bekas pejabat yang cukup berpengaruh di kota itu, Serrafonna mendapatkan dukungan dari seluruh kantor kearsipan, penerbit surat kabar dan kantor catatan sipil. Ia membentuk yayasan-yayasan untuk mendapatkan data dari seluruh panti-panti orang jompo dan badan-badan sosial di seluruh negeri dan mencari data tentang seorang wanita.
Bulan demi bulan telah berlalu, tapi tak ada perkembangan apapun dari usahanya. Mencari seorang wanita yang mengemis 25 tahun yang lalu dinegeri dengan populasi 90 juta bukan sesuatu yang mudah. Tapi Serrafona tidak punya pikiran untuk menyerah. Dibantu suaminya yang begitu penuh pengertian, mereka terus menerus meningkatkan pencarian.
Kini, tiap kali bermobil, mereka sengaja memilih daerah-daerah kumuh, sekedar untuk lebih akrab dengan nasib baik. Terkadang ia berharap agar ibunya sudah almarhum sehingga ia tidak terlalu menanggung dosa mengabaikannya selama seperempat abad. Tetapi ia tahu, entah bagaimana, bahwa ibunya masih ada, dan sedang menantinya sekarang. Ia memberitahu suaminya keyakinan itu berkali-kali, dan suaminya mengangguk-angguk penuh pengertian.
Saat itu waktu sudah memasuki masa menjelang Natal. Seluruh negeri bersiap untuk menyambut hari kelahiran Kristus, dan bahkan untuk kasus Serrafona-pun, orang tidak lagi menaruh perhatian utama. Melihat pohon-pohon terang mulai menyala disana-sini, mendengar lagu-lagu Natal mulai dimainkan ditempat-tempat umum, Serrafona menjadi amat sedih.
Pagi, siang dan sore ia berdoa, "Tuhan, saya bukannya tidak berniat merayakan hari lahirMu, tapi ijinkan saya untuk satu permintaan terbesar dalam hidup ini, temukan saya dengan ibu". Tuhan mendengarkan doa itu. Suatu sore mereka menerima kabar bahwa ada seorang wanita yang mungkin bisa membantu mereka menemukan ibunya. Tanpa membuang waktu, mereka terbang ke tempat wanita itu berada, sebuah rumah kumuh di daerah lampu merah, 600 km dari kota mereka. Sekali melihat, mereka tahu bahwa wanita yang separoh buta itu, yang kini terbaring sekarat, adalah wanita di dalam foto. Dengan suara putus-putus, wanita itu mengakui bahwa ia memang pernah mencuri seorang gadis kecil di tepi jalan, sekitar 25 tahun yang lalu. Tidak banyak yang diingatnya, tapi diluar dugaan ia masih ingat kota dan bahkan potongan jalan dimana ia mengincar gadis kecil itu dan kemudian menculiknya. Serrafona memberi anak perempuan yang menjaga wanita itu sejumlah uang.
Malam itu juga mereka mengunjungi kota di mana Serrafonna diculik, mereka tinggal di sebuah hotel mewah dan mengerahkan orang-orang mereka untuk mencari nama jalan itu. Semalaman Serrafona tidak bisa tidur untuk kesekian kalinya ia bertanya-tanya kenapa ia begitu yakin bahwa Ibunya masih hidup dan sedang menunggunya, dan ia tetap tidak tahu jawabannya.
Dua hari lewat tanpa kabar. Pada hari ketiga, pukul 18:00 senja, mereka menerima telepon dari salah seorang staff mereka. "Tuhan Maha Kasih nyonya, kalau memang Tuhan mengijinkan, kami mungkin telah menemukan ibu nyonya, hanya cepat sedikit, waktunya mungkin tidak terlalu banyak lagi." Mobil mereka memasuki sebuah jalanan yang sepi, di pinggiran kota yang kumuh dan banyak angin. Rumah-rumah disepanjang jalan itu tua-tua dan kusam. Satu, dua anak kecil tanpa baju bermain-main di tepi jalan dari jalanan pertama, mobil berbelok lagi kejalanan yang lebih kecil, kemudian masih belok lagi kejalanan berikutnya yang lebih kecil lagi. Semakin lama mereka masuk dalam lingkungan yang semakin menunjukkan kemiskinan.
Tubuh Serrafona gemetar, ia seolah bisa mendengar panggilan itu. "Cepat, Serrafonna, mama menunggumu, sayang". Ia mulai berdoa, "Tuhan beri saya setahun untuk melayani mama. Saya akan melakukan apa saja untuknya". Ketika mobil berbelok memasuki jalan yang lebih kecil, dan ia bisa membaui kemiskinan yang amat sangat, ia berdoa: "Tuhan beri saya sebulan saja". Mobil masih berbelok lagi kejalanan yang lebih kecil, dan angin yang penuh derita bertiup, berebut masuk melewati celah jendela mobil yang terbuka.
Ia mendengar lagi panggilan mamanya, dan ia mulai menangis: "Tuhan, kalau sebulan terlalu banyak, cukup beri kami seminggu untuk saling memanjakan". Ketika mereka masuk dibelokan terakhir, tubuhnya menggigil begitu hebat sehingga Geraldo memeluknya erat-erat. Jalan itu bernama Los Felidas, panjangnya sekitar 180 meter dan hanya kekumuhan yang tampak dari sisi ke sisi, dari ujung keujung. Di tengah-tengah jalan itu, di depan puing-puing sebuah toko, tampak onggokan sampah dan kantong-kantong plastik, dan ditengah-tengahnya, terbaring seorang wanita tua dengan pakaian sehitam jelaga, tidak bergerak.
Mobil mereka berhenti diantara 4 mobil mewah lainnya dan 3 mobil polisi, di belakang mereka sebuah ambulans berhenti, diikuti empat mobil rumah sakit lain. Dari kanan kiri muncul pengemis-pengemis yang segera memenuhi tempat itu.
"Belum bergerak dari tadi." Lapor salah seorang. Pandangan Serrafona gelap tapi ia menguatkan dirinya untuk meraih kesadarannya dan turun dari mobil, suaminya dengan sigap sudah meloncat keluar, memburu ibu mertuanya.
"Serrafona, kemari cepat! Ibumu masih hidup, tapi kau harus menguatkan hatimu." Serrafona memandang tembok dihadapannya, dan ingatan semasa kecilnya kembali menerawang saat ia menyandarkan kepalanya ke situ. Ia memandang lantai di kakinya dan kembali terlintas bayangan ketika ia mulai belajar berjalan. Ia membaui bau jalanan yang busuk, tapi mengingatkannya pada masa kecilnya.
Air matanya mengalir keluar ketika ia melihat suaminya menyuntikkan sesuatu ke tangan wanita yang terbaring itu dan memberinya isyarat untuk mendekat. "Tuhan", ia meminta dengan seluruh jiwa raganya, "Beri kami sehari,Tuhan, biarlah saya membiarkan mama mendekap saya dan memberinya tahu bahwa selama 25 tahun ini hidup saya amat bahagia. Sehingga mama tidak sia-sia pernah merawat saya".
Ia berlutut dan meraih kepala wanita itu kedadanya, wanita tua itu perlahan membuka matanya dan memandang keliling, ke arah kerumunan orang-orang berbaju mewah dan perlente, ke arah mobil-mobil yang mengkilat dan ke arah wajah penuh air mata yang tampak seperti wajahnya sendiri di saat ia masih muda.
"Mama....", ia mendengar suara itu, dan ia tahu bahwa apa yang selama ini ditunggunya tiap malam dan seiap hari, antara sadar dan tidak kini menjadi kenyataan.
Ia tersenyum, dan dengan seluruh kekuatannya menarik lagi jiwanya yang akan lepas, dengan perlahan ia membuka genggaman tangannya, tampak sebuah anting yang sudah menghitam. Serrafona mengangguk dan menyadari bahwa itulah pasangan anting yang selama ini dicarinya dan tanpa perduli sekelilingnya ia berbaring di atas jalanan itu dan merebahkan kepalanya di dada mamanya.
"Mama, saya tinggal di istana dengan makanan enak setiap hari. Mama jangan pergi, kita bisa lakukan bersama-sama. Mama ingin makan, ingin tidur apapun juga........ Mama jangan pergi....... ." Ketika telinganya menangkap detak jantung yang melemah, ia berdoa lagi kepada Tuhan: "Tuhan Maha Pengasih dan Pemberi, Tuhan..... satu jam saja.......satu jam saja....."
Tapi dada yang didengarnya kini sunyi, sesunyi senja dan puluhan orang yang membisu. Hanya senyum itu, yang menandakan bahwa penantiannya selama seperempat abad tidak berakhir sia-sia.
Semoga artikel diatas boleh menjamah setiap hati yang luka, hati yang tawar dan hati yang keras untuk bisa mengampuni karena hanya KASIH yang mampu melakukan semua itu.
Selamat Natal.....jangan lupa MASIH ada orang yg menunggu untuk mendapatkan KASIH ANDA...
Ditulis oleh Barnabas Baku Nawa
Los Felidas adalah nama sebuah jalan di salah satu ibu kota negara di Amerika Selatan, yang terletak di kawasan terkumuh diseluruh kota . Ada sebuah kisah Natal yang menyebabkan jalan itu begitu dikenang orang. Cerita ini dimulai dari kisah seorang pengemis wanita yang juga ibu seorang gadis kecil. Tidak seorangpun yang tahu nama aslinya, tapi beberapa orang tahu sedikit masa lalunya, yaitu bahwa ia bukan penduduk asli kota itu, melainkan dibawa oleh suaminya dari kampung halamannya. Seperti kebanyakan kota besar di dunia ini, kehidupan masyarakat kota terlalu berat untuk mereka, Tidak sampai setahun di kota itu, mereka sudah kehabisan seluruh uangnya.
Hingga suatu pagi mereka menyadari akan tinggal dimana malam nanti dengan tidak sepeserpun uang ada dikantong. Padahal mereka sedang menggendong seorang bayi berumur satu tahun. Dalam keadaan panik dan putus asa, mereka berjalan dari satu jalan ke jalan lainnya dan tiba di sebuah jalan sepi dimana puing-puing dari sebuah toko seperti memberi mereka sedikit tempat untuk berteduh.
Saat itu angin Desember bertiup kencang, membawa titik-titik air yang dingin. Ketika mereka beristirahat dibawah atap toko itu, sang suami berkata, "Saya harus meninggalkan kalian sekarang untuk mendapatkan pekerjaan apapun, kalau tidak malam nanti kita akan tidur disini." Setelah mencium bayinya ia pergi. Itu adalah kata-katanya yang terakhir karena setelah itu ia tidak pernah kembali. Tak seorangpun yang tahu dengan pasti kemana pria itu pergi, tapi beberapa orang seperti melihatnya menumpang kapal yang menuju ke Afrika.
Selama beberapa hari berikutnya sang ibu yang malang terus menunggu kedatangan suaminya, Dan bila malam menjelang ibu dan anaknya tidur di emperan toko itu. Pada hari ketiga, ketika mereka sudah kehabisan susu, orang-orang yang lewat mulai memberi mereka uang kecil, Dan jadilah mereka pengemis di sana selama enam bulan berikutnya.
Pada suatu hari, tergerak oleh semangat untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, ibu itu bangkit dan memutuskan untuk bekerja. Persoalannya adalah di mana ia harus menitipkan anaknya, yang kini sudah hampir 2 tahun, dan tampak amat cantik. Keliahatannya tidak ada jalan lain kecuali meninggalkan anak itu disitu dan berharap agar nasib tidak memperburuk keadaan mereka.
Suatu pagi ia berpesan pada anaknya, agar ia tidak pergi kemana-mana, tidak ikut siapapun yang mengajaknya pergi atau yang menawarkan gula-gula. Pendek kata, gadis kecil itu tidak boleh berhubungan dengan siapapun selama ibunya tidak ditempat. "Dalam beberapa hari mama akan mendapatkan cukup uang untuk menyewa kamar kecil yang berpintu, dan kita tidak lagi tidur dengan angin di rambut kita".
Gadis itu mematuhi pesan ibunya dengan penuh kesungguhan. Maka sang ibu mengatur kotak kardus dimana mereka tinggal selama tujuh bulan agar tampak kosong, dan membaringkan anaknya dengan hati-hati di dalamnya, di sebelahnya ia meletakkan sepotong roti, kemudian, dengan mata basah ibu itu menuju ke pabrik sepatu, dimana ia bekerja sebagai pemotong kulit. Begitulah kehidupan mereka selama beberapa hari, hingga di kantong sang ibu kini terdapat cukup uang untuk menyewa sebuah kamar berpintu di daerah kumuh tersebut.
Dengan suka cita sang ibu menuju ke penginapan orang-orang miskin itu, membayar uang muka sewa kamarnya. Tapi siang itu juga sepasang suami istri pengemis yang moralnya amat rendah menculik gadis cilik itu dengan paksa, dan membawanya sejauh 300 kilometer ke pusat kota . Di situ mereka mendandani gadis cilik itu dengan baju baru, membedaki wajahnya, menyisir rambutnya dan membawanya kesebuah rumah mewah di pusat kota.
Di situ gadis cilik itu dijual. Pembelinya adalah pasangan suami istri dokter yang kaya, yang tidak pernah bisa punya anak sendiri walaupun mereka telah menikah selama 18 tahun. Suami istri dokter tersebut memberi nama anak gadis itu Serrafona, mereka memanjakannya dengan amat sangat. Di tengah-tengah kemewahan istana gadis kecil itu tumbuh dewasa. Ia belajar kebiasaan-kebiasaan orang terpelajar seperti merangkai bunga, menulis puisi dan bermain piano. Ia bergabung dengan kalangan-kalangan kelas atas, dan mengendarai Mercedes Benz kemanapun ia pergi. Satu hal yang baru terjadi menyusul hal lainnya, dan bumi terus berputar tanpa kenal istirahat.
Pada umurnya yang ke-24, Serrafona dikenal sebagai anak gadis gubernur yang amat jelita, yang pandai bermain piano, yang aktif di gereja, dan yang sedang menyelesaikan gelar dokternya. Ia adalah figur gadis yang menjadi impian setiap pemuda, tapi cintanya direbut oleh seorang dokter muda yang welas asih, yang bernama Geraldo.
Setahun setelah perkawinan mereka, ayahnya wafat, dan Serrafona beserta suaminya mewarisi beberapa perusahaan dan sebuah real-estate sebesar 14 hektar yang diisi dengan taman bunga dan istana yang paling megah di kota Itu.
Menjelang hari ulang tahunnya yang ke-27, sesuatu terjadi yang merubah kehidupan wanita itu. Pagi itu Serrafona sedang membersihkan kamar mendiang ayahnya yang sudah tidak pernah dipakai lagi, dan di laci meja kerja ayahnya, ia menemukan selembar foto seorang anak bayi yang digendong sepasang suami istri. Selimut yang dipakai untuk menggendong bayi itu lusuh, dan bayi itu sendiri tampak tidak terurus, karena walaupun wajahnya dilapisi bedak tetapi rambutnya tetap kusam. Sesuatu di telinga kiri bayi itu membuat jantungnya berdegup kencang. Ia mengambil kaca pembesar dan mengkonsentrasikan pandangannya pada telinga kiri itu. Kemudian ia membuka lemarinya sendiri, dan mengeluarkan sebuah kotak kayu mahoni. Di dalam kotak yang berukiran indah itu dia menyimpan seluruh barang-barang pribadinya, dari kalung-kalung berlian hingga surat-surat pribadi. Tapi diantara benda-benda mewah itu tampak sesuatu yang terbungkus oleh kapas kecil, sebentuk anting-anting melingkar yang amat sederhana, ringan dan bukan terbuat dari emas murni.
Almarhum ibu memberinya benda itu dengan pesan untuk tidak menghilangkannya. Ia sempat bertanya, kalau itu anting, dimana pasangannya. Ibunya menjawab bahwa hanya itu yang ia punya. Serrafona menaruh anting itu di dekat foto. Sekali lagi ia mengerahkan seluruh kemampuan melihatnya dan perlahan-lahan air matanya berlinang. Kini tak ada keragu-raguan lagi bahwa bayi itu adalah dirinya sendiri. Tapi kedua pria wanita yang menggendongnya, dengan senyum yang dibuat-buat, belum pernah dilihatnya sama sekali. Foto itu seolah membuka pintu lebar-lebar pada ruangan yang selama ini mengungkungi pertanyaan-pertanyaannya, kenapa bentuk wajahnya berbeda dengan wajah kedua orang tuanya, kenapa ia tidak menuruni golongan darah ayahnya.
Saat itulah, sepotong ingatan yang sudah seperempat abad terpendam, berkilat dibenaknya, bayangan seorang wanita membelai kepalanya dan mendekapnya di dada. Di ruangan itu mendadak Serrafona merasakan betapa dingin sekelilingnya tetapi ia juga merasa betapa hangatnya kasih sayang dan rasa aman yang dipancarkan dari dada wanita itu. Ia seolah merasakan dan mendengar lewat dekapan itu bahwa daripada berpisah lebih baik mereka mati bersama.
Matanya basah ketika ia keluar dari kamar dan menghampiri suaminya, "Geraldo, saya adalah anak seorang pengemis, dan mungkinkah ibu sekarang masih ada di jalan setelah 25 tahun?" Ini semua adalah awal dari kegiatan baru mereka mencari masa lalu Serrafonna. Foto hitam-putih yang kabur itu diperbanyak puluhan ribu lembar dan disebar ke seluruh jaringan kepolisian di seluruh negeri. Sebagai anak satu-satunya dari bekas pejabat yang cukup berpengaruh di kota itu, Serrafonna mendapatkan dukungan dari seluruh kantor kearsipan, penerbit surat kabar dan kantor catatan sipil. Ia membentuk yayasan-yayasan untuk mendapatkan data dari seluruh panti-panti orang jompo dan badan-badan sosial di seluruh negeri dan mencari data tentang seorang wanita.
Bulan demi bulan telah berlalu, tapi tak ada perkembangan apapun dari usahanya. Mencari seorang wanita yang mengemis 25 tahun yang lalu dinegeri dengan populasi 90 juta bukan sesuatu yang mudah. Tapi Serrafona tidak punya pikiran untuk menyerah. Dibantu suaminya yang begitu penuh pengertian, mereka terus menerus meningkatkan pencarian.
Kini, tiap kali bermobil, mereka sengaja memilih daerah-daerah kumuh, sekedar untuk lebih akrab dengan nasib baik. Terkadang ia berharap agar ibunya sudah almarhum sehingga ia tidak terlalu menanggung dosa mengabaikannya selama seperempat abad. Tetapi ia tahu, entah bagaimana, bahwa ibunya masih ada, dan sedang menantinya sekarang. Ia memberitahu suaminya keyakinan itu berkali-kali, dan suaminya mengangguk-angguk penuh pengertian.
Saat itu waktu sudah memasuki masa menjelang Natal. Seluruh negeri bersiap untuk menyambut hari kelahiran Kristus, dan bahkan untuk kasus Serrafona-pun, orang tidak lagi menaruh perhatian utama. Melihat pohon-pohon terang mulai menyala disana-sini, mendengar lagu-lagu Natal mulai dimainkan ditempat-tempat umum, Serrafona menjadi amat sedih.
Pagi, siang dan sore ia berdoa, "Tuhan, saya bukannya tidak berniat merayakan hari lahirMu, tapi ijinkan saya untuk satu permintaan terbesar dalam hidup ini, temukan saya dengan ibu". Tuhan mendengarkan doa itu. Suatu sore mereka menerima kabar bahwa ada seorang wanita yang mungkin bisa membantu mereka menemukan ibunya. Tanpa membuang waktu, mereka terbang ke tempat wanita itu berada, sebuah rumah kumuh di daerah lampu merah, 600 km dari kota mereka. Sekali melihat, mereka tahu bahwa wanita yang separoh buta itu, yang kini terbaring sekarat, adalah wanita di dalam foto. Dengan suara putus-putus, wanita itu mengakui bahwa ia memang pernah mencuri seorang gadis kecil di tepi jalan, sekitar 25 tahun yang lalu. Tidak banyak yang diingatnya, tapi diluar dugaan ia masih ingat kota dan bahkan potongan jalan dimana ia mengincar gadis kecil itu dan kemudian menculiknya. Serrafona memberi anak perempuan yang menjaga wanita itu sejumlah uang.
Malam itu juga mereka mengunjungi kota di mana Serrafonna diculik, mereka tinggal di sebuah hotel mewah dan mengerahkan orang-orang mereka untuk mencari nama jalan itu. Semalaman Serrafona tidak bisa tidur untuk kesekian kalinya ia bertanya-tanya kenapa ia begitu yakin bahwa Ibunya masih hidup dan sedang menunggunya, dan ia tetap tidak tahu jawabannya.
Dua hari lewat tanpa kabar. Pada hari ketiga, pukul 18:00 senja, mereka menerima telepon dari salah seorang staff mereka. "Tuhan Maha Kasih nyonya, kalau memang Tuhan mengijinkan, kami mungkin telah menemukan ibu nyonya, hanya cepat sedikit, waktunya mungkin tidak terlalu banyak lagi." Mobil mereka memasuki sebuah jalanan yang sepi, di pinggiran kota yang kumuh dan banyak angin. Rumah-rumah disepanjang jalan itu tua-tua dan kusam. Satu, dua anak kecil tanpa baju bermain-main di tepi jalan dari jalanan pertama, mobil berbelok lagi kejalanan yang lebih kecil, kemudian masih belok lagi kejalanan berikutnya yang lebih kecil lagi. Semakin lama mereka masuk dalam lingkungan yang semakin menunjukkan kemiskinan.
Tubuh Serrafona gemetar, ia seolah bisa mendengar panggilan itu. "Cepat, Serrafonna, mama menunggumu, sayang". Ia mulai berdoa, "Tuhan beri saya setahun untuk melayani mama. Saya akan melakukan apa saja untuknya". Ketika mobil berbelok memasuki jalan yang lebih kecil, dan ia bisa membaui kemiskinan yang amat sangat, ia berdoa: "Tuhan beri saya sebulan saja". Mobil masih berbelok lagi kejalanan yang lebih kecil, dan angin yang penuh derita bertiup, berebut masuk melewati celah jendela mobil yang terbuka.
Ia mendengar lagi panggilan mamanya, dan ia mulai menangis: "Tuhan, kalau sebulan terlalu banyak, cukup beri kami seminggu untuk saling memanjakan". Ketika mereka masuk dibelokan terakhir, tubuhnya menggigil begitu hebat sehingga Geraldo memeluknya erat-erat. Jalan itu bernama Los Felidas, panjangnya sekitar 180 meter dan hanya kekumuhan yang tampak dari sisi ke sisi, dari ujung keujung. Di tengah-tengah jalan itu, di depan puing-puing sebuah toko, tampak onggokan sampah dan kantong-kantong plastik, dan ditengah-tengahnya, terbaring seorang wanita tua dengan pakaian sehitam jelaga, tidak bergerak.
Mobil mereka berhenti diantara 4 mobil mewah lainnya dan 3 mobil polisi, di belakang mereka sebuah ambulans berhenti, diikuti empat mobil rumah sakit lain. Dari kanan kiri muncul pengemis-pengemis yang segera memenuhi tempat itu.
"Belum bergerak dari tadi." Lapor salah seorang. Pandangan Serrafona gelap tapi ia menguatkan dirinya untuk meraih kesadarannya dan turun dari mobil, suaminya dengan sigap sudah meloncat keluar, memburu ibu mertuanya.
"Serrafona, kemari cepat! Ibumu masih hidup, tapi kau harus menguatkan hatimu." Serrafona memandang tembok dihadapannya, dan ingatan semasa kecilnya kembali menerawang saat ia menyandarkan kepalanya ke situ. Ia memandang lantai di kakinya dan kembali terlintas bayangan ketika ia mulai belajar berjalan. Ia membaui bau jalanan yang busuk, tapi mengingatkannya pada masa kecilnya.
Air matanya mengalir keluar ketika ia melihat suaminya menyuntikkan sesuatu ke tangan wanita yang terbaring itu dan memberinya isyarat untuk mendekat. "Tuhan", ia meminta dengan seluruh jiwa raganya, "Beri kami sehari,Tuhan, biarlah saya membiarkan mama mendekap saya dan memberinya tahu bahwa selama 25 tahun ini hidup saya amat bahagia. Sehingga mama tidak sia-sia pernah merawat saya".
Ia berlutut dan meraih kepala wanita itu kedadanya, wanita tua itu perlahan membuka matanya dan memandang keliling, ke arah kerumunan orang-orang berbaju mewah dan perlente, ke arah mobil-mobil yang mengkilat dan ke arah wajah penuh air mata yang tampak seperti wajahnya sendiri di saat ia masih muda.
"Mama....", ia mendengar suara itu, dan ia tahu bahwa apa yang selama ini ditunggunya tiap malam dan seiap hari, antara sadar dan tidak kini menjadi kenyataan.
Ia tersenyum, dan dengan seluruh kekuatannya menarik lagi jiwanya yang akan lepas, dengan perlahan ia membuka genggaman tangannya, tampak sebuah anting yang sudah menghitam. Serrafona mengangguk dan menyadari bahwa itulah pasangan anting yang selama ini dicarinya dan tanpa perduli sekelilingnya ia berbaring di atas jalanan itu dan merebahkan kepalanya di dada mamanya.
"Mama, saya tinggal di istana dengan makanan enak setiap hari. Mama jangan pergi, kita bisa lakukan bersama-sama. Mama ingin makan, ingin tidur apapun juga........ Mama jangan pergi....... ." Ketika telinganya menangkap detak jantung yang melemah, ia berdoa lagi kepada Tuhan: "Tuhan Maha Pengasih dan Pemberi, Tuhan..... satu jam saja.......satu jam saja....."
Tapi dada yang didengarnya kini sunyi, sesunyi senja dan puluhan orang yang membisu. Hanya senyum itu, yang menandakan bahwa penantiannya selama seperempat abad tidak berakhir sia-sia.
Semoga artikel diatas boleh menjamah setiap hati yang luka, hati yang tawar dan hati yang keras untuk bisa mengampuni karena hanya KASIH yang mampu melakukan semua itu.
Selamat Natal.....jangan lupa MASIH ada orang yg menunggu untuk mendapatkan KASIH ANDA...
Back To Home
Kata - Kata Ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru
Dari tahun ke tahun mem berikan ucapan selamat natal dan tahun baru tetap dilakukan oleh orang, tentunya dengan media yang lebih baik dari sebelumnya. Jika dulu banyak yang berkirim ucapan dengan menggunakan kartu ucapan, kini orang saling memberikan ucapan selamat natal dan tahun melalui sms, telepon, dan juga jejaring sosial seperti facebook dan twitter.
Melalui apapun cara pengucapannya, tetap saja yang perlu diperhatikan adalah kata - kata ucapan selamat natal dan tahun baru itu sendiri. Semakin bagus ucapan selamat natal yang kita ucapkan, maka akan semakin terkesima orang tersebut. Oleh karenanya, berikut ini telah kami rangkumkan informasi mengenai kata - kata ucapan selamat natal dan tahun baru.
Kata Sms Natal atau Kata Ucapan Merry Christmas
Christmas is forever, not just one day
For loving, sharing, are not to put away
Have a blessed Christmas and a Happy New Year !
Kata Sms Natal atau Kata Ucapan Merry Christmas
Buka HATI ada damai. Buka MATA ada terang. Buka KASIH ada sukacita. Buka SMS ada ucapan SELAMAT HARI NATAL & TAHUN BARU 20xx. TUHAN BESERTA KITA
Kata Sms Natal atau Kata Ucapan Merry Christmas
Mari kita menjadi pembawa cinta kasih, damai dan terang bagi dunia. Selamat Natal, semoga kehidupan kita dan keluarga selalu dipenuhi dengan cinta dan damai.
Kata Sms Natal atau Kata Ucapan Merry Christmas
Sebuah cahaya akan datang untuk setiap kegelapan,, Sebuah rencana akan muncul untuk setiap hari esok,, sebuah jalan keluar akan ditemukan untuk setiap masalah.. Selamat Natal n’ tahun baru 20xx ..?
Kata Sms Natal atau Kata Ucapan Merry Christmas
Para sederek ingkang kinasih ing Gusti Yesus,, kulo ngaturaken: SUGENG NATAL lan WARSO ENGGAL 20xx .. Mugi tansah binerkahan GUSTI.. Nuwun … SMS ucapan selamat natal
Kata Sms Natal atau Kata Ucapan Merry Christmas
Soroting lintang,, gita2 ning pra pangen sowan .. Hanggugah kita sadaya memuji Gloria in ex cel cis deo .. SUGENG NATAL BERKAH DALEM GUSTI … SMS ucapan selamat natal 20xx
Kata Sms Natal atau Kata Ucapan Merry Christmas
ingin Q jabat tangan kalian semua tapi apalah daya jarak memisahkan kita.moga-moga damai natal di tahun nich selalu menyertai kita sekalian . met natal n tahun baru 20xx SMS ucapan selamat natal
Kata Sms Natal atau Kata Ucapan Merry Christmas
SeLaMat Hari NaTaL 25 DeseMbeR 20xx & TahuN BarU 01 Januari 20xxSeMoga NaTaL YanG KiTa RayaKaN TaKKaN PerNaH KeHiLaNgaN MaKnA SeMoga DaLaM KeSibUkaN, KiTa MasiH InGaT BerDoa PaDa_NYA. DaN SeMoGa MasiH BanYaK WaKtu KitA uNtuK MenYenTuH HaTi SeSaMa KitA DenGaN KaSiH….
Kata Sms Natal atau Kata Ucapan Merry Christmas
Klo Perancis: Joyeux Noel. Klo Yunani: Kala Christouyenna. Klo Jepang: Shinnen Omedetou. Klo Italia: Buone Feste Natalizie. Klo Aq: MerryX’mas Plendh.. May d peace n happiness of Christmas always b with u n ur famz.. GBU.. nb: better almost late than not at all, right? Hohoho…
Kata Sms Natal atau Kata Ucapan Merry Christmas
Ditepi palungan-Mu ya Tuhan kami bertelut
Menyatu dengan Maria dan Yusuf
Kami mengaku tentang keluarga kami
yang tenggelam dalam polusi jaman ini
Kami kerap mampu cukupkan materi
Tapi Lupa memberi cinta kasih. GBU…
Kata Ucapan Merry Christmas
Ditepi palungan-Mu ya Tuhan kami bertelut
menyatu dengan para Majus
Kami hanyut dalam mengejar pengetahuan
hingga kesampingkan moral dan etika Kristen
Kami mendewakan keinginan sesaat
hingga lupa minta petunjuk arah
Beri kami pengampunan ya Tuhan
Agar kami siap menyambut kedatangan
Sang Juru Slamat, Kristus Tuhan
didalam hati Kami. GBU….
Back To Home
Melalui apapun cara pengucapannya, tetap saja yang perlu diperhatikan adalah kata - kata ucapan selamat natal dan tahun baru itu sendiri. Semakin bagus ucapan selamat natal yang kita ucapkan, maka akan semakin terkesima orang tersebut. Oleh karenanya, berikut ini telah kami rangkumkan informasi mengenai kata - kata ucapan selamat natal dan tahun baru.
Kata Sms Natal atau Kata Ucapan Merry Christmas
Christmas is forever, not just one day
For loving, sharing, are not to put away
Have a blessed Christmas and a Happy New Year !
Kata Sms Natal atau Kata Ucapan Merry Christmas
Buka HATI ada damai. Buka MATA ada terang. Buka KASIH ada sukacita. Buka SMS ada ucapan SELAMAT HARI NATAL & TAHUN BARU 20xx. TUHAN BESERTA KITA
Kata Sms Natal atau Kata Ucapan Merry Christmas
Mari kita menjadi pembawa cinta kasih, damai dan terang bagi dunia. Selamat Natal, semoga kehidupan kita dan keluarga selalu dipenuhi dengan cinta dan damai.
Kata Sms Natal atau Kata Ucapan Merry Christmas
Sebuah cahaya akan datang untuk setiap kegelapan,, Sebuah rencana akan muncul untuk setiap hari esok,, sebuah jalan keluar akan ditemukan untuk setiap masalah.. Selamat Natal n’ tahun baru 20xx ..?
Kata Sms Natal atau Kata Ucapan Merry Christmas
Para sederek ingkang kinasih ing Gusti Yesus,, kulo ngaturaken: SUGENG NATAL lan WARSO ENGGAL 20xx .. Mugi tansah binerkahan GUSTI.. Nuwun … SMS ucapan selamat natal
Kata Sms Natal atau Kata Ucapan Merry Christmas
Soroting lintang,, gita2 ning pra pangen sowan .. Hanggugah kita sadaya memuji Gloria in ex cel cis deo .. SUGENG NATAL BERKAH DALEM GUSTI … SMS ucapan selamat natal 20xx
Kata Sms Natal atau Kata Ucapan Merry Christmas
ingin Q jabat tangan kalian semua tapi apalah daya jarak memisahkan kita.moga-moga damai natal di tahun nich selalu menyertai kita sekalian . met natal n tahun baru 20xx SMS ucapan selamat natal
Kata Sms Natal atau Kata Ucapan Merry Christmas
SeLaMat Hari NaTaL 25 DeseMbeR 20xx & TahuN BarU 01 Januari 20xxSeMoga NaTaL YanG KiTa RayaKaN TaKKaN PerNaH KeHiLaNgaN MaKnA SeMoga DaLaM KeSibUkaN, KiTa MasiH InGaT BerDoa PaDa_NYA. DaN SeMoGa MasiH BanYaK WaKtu KitA uNtuK MenYenTuH HaTi SeSaMa KitA DenGaN KaSiH….
Kata Sms Natal atau Kata Ucapan Merry Christmas
Klo Perancis: Joyeux Noel. Klo Yunani: Kala Christouyenna. Klo Jepang: Shinnen Omedetou. Klo Italia: Buone Feste Natalizie. Klo Aq: MerryX’mas Plendh.. May d peace n happiness of Christmas always b with u n ur famz.. GBU.. nb: better almost late than not at all, right? Hohoho…
Kata Sms Natal atau Kata Ucapan Merry Christmas
Ditepi palungan-Mu ya Tuhan kami bertelut
Menyatu dengan Maria dan Yusuf
Kami mengaku tentang keluarga kami
yang tenggelam dalam polusi jaman ini
Kami kerap mampu cukupkan materi
Tapi Lupa memberi cinta kasih. GBU…
Kata Ucapan Merry Christmas
Ditepi palungan-Mu ya Tuhan kami bertelut
menyatu dengan para Majus
Kami hanyut dalam mengejar pengetahuan
hingga kesampingkan moral dan etika Kristen
Kami mendewakan keinginan sesaat
hingga lupa minta petunjuk arah
Beri kami pengampunan ya Tuhan
Agar kami siap menyambut kedatangan
Sang Juru Slamat, Kristus Tuhan
didalam hati Kami. GBU….
Back To Home
Free Download Lagu Rohani Kristen " White Dove"
MP3 Rohani White Dove
1. Sahabatku [download]
2. Chronicle [download]
3. Pujaanku [download]
4. SDA [download]
5. Sungguh dahsyat Allahku [download]
6. Let's praise Him [download]
7. King adored [download]
8. Mazmur 103 [download]
9. Sejak Kau dihatiku [download]
10. Hai bangkit bagi Yesus [download]
MP3 Jacqlien Celosse - Beat Praise
1. Kasihmu Tiada Duanya [download]
2. Mujizat Itu Nyata [Download]
3. Hati Sebagai Hamba [Download]
4. Slalu Baik [Download]
5. Segenap Hidupku [Download]
6. Sebab Kau Besar [Download]
7. Lingkupiku [Download]
8. Janjimu seperti Fajar [Download]
9. Bapa Yang Kekal [Download]
10. Sampai Memutih Rambutku [Download]
11. Tetap Cinta Yesus [Download]
12. Terimakasih [Download]
13. Pribadi Yang Mengenal Hatiku [Download]
14. Indah Bersama-Mu [Download]
15. Tangan Tuhan [Download]
16. Lebih dari Nafasku [Download]
| Terima kasih atas kunjungan anda. |
Free Download Lagu Natal Bahasa Inggris
Kumpulan koleksi lagu natal bahasa inggris.
Asleep at the Wheel
“Santa Loves to Boogie”
Download
The Bewitched Hands
“Christmas Tree”
Download
Ben + Vesper
“Planet Witness”
Download
Bill Mallonee
“Every King Will See You Now”
Download
The Boy Least Likely To
“Christmas Isn’t Christmas”
Download
Candy Claws
“Snow Bridge”
Download
Cary Brothers
“Father Christmas”
Download
The Civil Wars
“Tracks in the Snow”
Download
Crocodiles & Dum Dum Girls
“Merry Christmas, Baby (Please Don’t Die)”
Download
Dan Zimmerman
“Let All Mortal Flesh Keep Silence”
Download
Deer Tick
“Christmas All Summer Long”
Download
Deerhunter
“Artificial Snow”
Download
Dollyrots
“Messed Up Xmas”
Download.
Fanfarlo
“Just Like Christmas (Low)”
Download
Fauxbois
“Will You Be Mine?”
Download
Fleet Foxes
“White Winter Hymnal”
Download
The Giving Tree Band with Nellie McKay
“Here Comes Santa Claus”
“The Christmas Waltz”
Download
Glockenbass
“While by the Sheep (How Great Our Joy)”
Download
Half-Handed Cloud
“A Favorite Christmas Gag Gift”
Download
Helado Negro
“Parábola”
Download
Holler, Wild Rose!
“O Christmas Tree”
Download
I Was a King
“The Night Before”
Download
Indigo Girls
“Your Holiday Songs”
Download
Isobel Campbell & Mark Lanegan
“Time of the Season”
Download
Jason Harrod
“Silent Night”
Download
Joshua Stamper
“To Us A Child of Hope Is Born”
Download
Kanye West
“Christmas in Harlem”
Download
Kevin Devine
“Splitting Up Christmas”
Download
Dapatkan juga koleksi lainnya di Download Lagu Natal Barat
Terima kasih atas kunjungan anda.... Tuhan memberkati
Subscribe to:
Posts (Atom)






