Thursday, July 30, 2015

Kemewahan Bus Primadona Tujuan Toraja


PO Primadona salah satu operator bus berlabel eksekutif makin tampil dengan menghadirkan  bus berkelas mewah. Sarat dengan inovasi dan tingkat kenyamanan hampir menyerupai bisnis kelas pesawat PO Primadona kini meluncurkan dua unit bus varian Scania tipe K310IB – 4×2  Maxi Miracle single deck.
Unit tersebut akan melayani penumpang  Makassar – Toraja adalah unit bus berkelas eropa yang pertama di Indonesia. Dirancang dengan desain multi elektrik tampilan bus milik  klub Sepak bola di Eropa itu, akan menjadi incaran para eksekutif dan penumpang lainya untuk merasakan kenyamanan diatas bus dengan perjalanan dengan durasi waktu yang lama

Didesain sperti bus-bus eropa dengan variasi abstrak yang sarat dengan pesan sosial bertema ajakan pelestarian binatang dan lingkungan dari kepunahan hingga budaya itu, full fasilitas serba elektrik dengan systim navigasi moderen berbasis elektrik akan menjadi bus varian terbaru sebagai komitmen perusahaan tersebut dalam memanjakan para penumpangnya.

Bagasi yang Luas dan Besar
Fasilitas bagasi yang semakin besar dan daya tampung yang memiliki sistim pengamanan yang terkontrol.

Camera CCTV
Keberadaan seluruh operasional unit bus ini terkontrol berbasis teknologi termasuk ruang penumpang dilengkapi dengan kamera monitor.

Colokan Listrik Untuk HP, Camera dan Laptop
Tidak perlu lagi takut kehilangan komunikasi dalam perjalanan karena hp lowbat karena telah disiapkan colokan listrik untuk charge hp selama perjalanan.

Seat Elektrik dengan System Navigasi Modern
Seat Elektrik didesain dengan teknologi canggih sehingga mengatur kursi sesuai keinginan kita cukup dengan menekan tombol navigasi.

Layar LED
Keunggulan lain yang dimiliki adalah dilengkapi dengan layar LED di setiap seat.

Lampu Baca
Disetiap samping kursi disiapkan lampu baca yang bisa digunakan penumpang pada saat lampu utama dimatikan dan tidak menggangu penumpang lainnya.

Terapi Kaki Elektrik
Kelebihan lain dari bus ini adalah dilengkapi dengan terapi elektrik pada kursi penumpang. cukup dengan menekan tombol yang disiapkan disamping seat.

Kabin
Suasana kabin bus terkesan bak cokpit pesawat disiapkan khusus untuk memberikan tingkat keamananan yang khusus bagi sopir.

Itulah beberapa fasilitas ekstra yang bisa menjadi alasan untuk memilih bus ini mengantarkan anda dari Makassar ke Toraja atau sebaliknya.

Untuk info alamat perwakilan telepon dan Jam keberangkatan silahkan baca
Info Bus Tujuan Toraja
Dukung pariwisata Toraja dengan mengKlik dan Like halaman WONDERFUL TORAJA

Tuesday, June 30, 2015

Sensasi Pedas Cabai Katokkon Toraja

Cabai katokkon
Toraja memang terkenal dengan budaya yang unik, pemandangannya yang indah dan nikmatnya kopi toraja dan masih banyak hal lain yang membuat toraja dikenal, cabai katokkon salah satunya, orang toraja menyebut cabai dengan sebutan Lada. Ketika anda mendengar kata cabai mungkin yang kita ingat adalah rasa pedasnya. Lada katokkon atau dalam bahasa ilmiah namanya (Capsicum annuum L. var. sinensis) ini mempunyai  aroma wangi yang khas dan menggugah selera. Cabai yang merupakan salah satu cabai terpedas didunia ini berwarna hijau saat mentah, oranye menjadi merah segar saat matangnya, tapi jangan terkecoh dengan bentuknya yang unik dan warnanya yang cantik ketika anda mencicipinya mungkin anda perlu meneteskan beberapa tetes air mata karena rasanya yang ekstra pedas. Karena rasanya yang khas dan nikmat cabe ini sudah primadona untuk beberapa masakan tradional toraja seperti pa'piong, pantollo pammarasan, dan beberapa masakan lainnya.
Tanaman ini tumbuh di tempat-tempat tertentu pada ketinggian 1000-1500 Mdpl salah satunya di Toraja. Katokkon dapat tumbuh subur dan banyak ditemukan di toraja sehingga cabai katokkon sudah indentik sebagai cabai khas toraja. Banyak orang yang sudah pernah mencoba cabai katokkon menyebutnya dengan sebutan cabai biadab mungkin karena rasanya yang sedikit menyakitkan di mulut. Cabai katokkon merupakan salah satu komoditas unggulan toraja dan harganya pun cukup menjanjikan.  

Cabai Katokkon di Pasar Tradisional
Ketika berkunjung ke toraja anda wajib mencoba cabai ekstra pedas ini, tak perlu besusah-susah untuk menemukannya anda cukup berkunjung ke pasar-pasar tradisional atau penjual-penjual sayur maka anda akan menemukannya disana.
Bagi anda yang berada jauh atau ingin menjadikan katokkon sebagai buah tangan dari toraja anda tidak perlu kawatir karena saat ini cabai katokkon sudah diolah menjadi oleh khas toraja yang dikemas menjadi sambal katokkon dengan rasa yang sudah pas di lidah.

Cabai Katokkon Yang Sudah Diolah
Katokkon Oleh-Oleh Khas Toraja
Sebuah usaha ibu Merda Mangajun yang berlabel KATOKKON mengolah buah cabai katokkon menjadi sambal yang siap dinikmati kapan saja dengan berbagai rasa seperti katokkon rasa goreng, dendeng kerbau, sambal cair, saus sambal yang dikemas dalam kemasan berbagai ukuran sehingga cocok dengan kantong dan kebutuhan anda.
Jika anda masih penasaran ingin mencoba dan mencicipi berbagai rasa cabai katokkon yang sudah diolah anda bisa menemukannya dengan muda dibeberapa tempat di toraja. berikut ini alamatnya:
- ZEIST COM  Jl. Diponegoro No. 14 Rantepao
- ZEIST COM Jl. Merdeka No. 36 Makale
- Supermarket UJUNG JAYA dan ABADI di Rantepao, 
selain melayani penjualan secara langsung KATOKKON Juga melayani pemesanan online silahkan kunjungi website katokkon: http://katokkonworld.weebly.com/

Sumber : http://katokkonworld.weebly.com
Mari dukung pariwisata Toraja dengan meng Klik dan Like WONDERFUL TORAJA

Thursday, June 11, 2015

Kuliner Khas Toraja


Wisata kuliner toraja tidak sepopuler kuliner di daerah-daerah lain di indonesia seperti Masakan Padang. Meskipun demikian toraja juga memiliki kuliner yang tidak kalah enak dengan daerah lain. Berikut ini ada beberapa makanan khas dari toraja, dan maaf kalau ada sebagian yang bersifat khusus.

1. PA'PIONG
Makanan ini adalah makan yang dimasak dengan mengunakan bambu biasa menggunakan sayur bulunangko (mayana) dan bisa juga menggunakan Burak ( pohon pisang ) yang masih muda. Pa'piong dibagi dalam beberapa macam sesuai dengan bahan baku pembuatannya.
Pa'piong Bale
Pa'piong bale adalah ikan yang dimasak didalam bambu dengan dicampurkan dengan bumbu-bumbu tertentu. Ikan yang biasanya digunakan adalah ikan mas yang dicampur dengan daun bulunangko (mayana). 


Pa'Piong Bai ( Babi )
Pa'piong Babi adalah masakan terbuat dari daging babi yang dicampur dengan sedikit rempah-rempah bersama dengan lombok katokkon (cabe asli toraja) dan sama seperti pa'piong bale di masak dengan menggunakan bambu hingga matang.

Yang penasaran dengan Lombok Katokkon baca: Pedasnya Cabai Katokkon Toraja
 
Pa' Piong Manuk ( Ayam ) 
Manuk dalam bahasa indonesia artinya ayam jadi Pa'piong Manuk ini adalah masakan dengan bahan dasar dari daging ayam. Cara pengolahan atau pembuatannya sama dengan pembuatan pa'piong babi yaitu daging ayam dicampur dengan daun mayana  dan bumbu lalu bisa ditambahi dengancabe rawit atau lombok katokkon.


2. PANTOLLO PAMMARASAN
Seperti masakan pa'piong masakan ini juga dibedakan beberapa macam tergantung bahan baku yang digunakan seperti berikut ini.
Pantollo Lendong (Belut)
Pantollo’ Lendong  merupakan masakan khas Toraja yang terbuat dari belut yang diolah dengan pamarasan (rawon) yang dicampur dengan sedimikian rupa menggunakan rempah-rempah khas toraja. Makanan ini biasanya disajikan dalam acara-acara adat masyarakat Toraja.
 

Pantollo' Duku ( Daging Babi)
Pantollo’ Duku  sama saja dengan pantollo lendong yang menggunakan daging babi sebagai bahan utama yang diolah dengan pamarasan (rawon) yang dicampur dengan bumbu-bumbu khas toraja termasuk lombok katokkon yang luar biasa pedasnya.

 
Pantollo Bale (Ikan)
Sama dengan pantollo lendong dan duku, yang membedakan adalah bahan utama yang digunakan yaitu ikan. Masakan ini biasanya hanya mengunakan ikan mas sebagai bahan walaupun tidak menutup kemungkinan menggunakan ikan lain seperti ikan lele.

3. PA'TONG atau RW
Pa'tong, Tarki atau RW sebenarnya makanan yang ada dibeberapa daerah di indonesia dengan nama berbeda yang terbuat daging anjing yang diolah dengan menggunakan berbagai macam bumbu dan rempah. Yang membedakan masakan Pa'tong adalah cara pengolahan dan bumbu-bumbu yang digunakan. Pa'tong terkenal dengan rasa pedasnya yang luar biasa karena menggunakan cabe rawit dan lengkuas sebagai bumbu utama. Makanan ini hanya bisa ditemukan di tempat-tempat tertentu dan bisa dibilang harganya lumayan mahal untuk wilayah diluar toraja. Meskipun ini makanan yang spesial bagi orang toraja nyatanya tidak semua orang toraja makan makanan ini entah karena berbagai macam alasan.
 
4. TU'TUK UTAN
Tu'tuk dalam bahasa indonesia adalah tumbuk sedangkan utan adalah sayur dan disini sayur yang digunakan adalah daun singkong. Ini adalah masakan khusus karena bahan yang digunakan adalah daging babi selain itu tu'tuk utan di toraja dimasak kering tidak seperti di daerah lain yang kebanyakan menggunakan kuah. Cara pembuatannya sangat gampang yaitu daun singkong ditumbuk tapi tidak sampai halus kemudian di masak dengan daging yang dipotong kecil-kecil ditambah parutan kelapa dan cabe rawit atau lada katokkon yang di potong-potong bukan diulek. Soal masalah enaknya tidak perlu diragukan karena ini adalah salah satu masakan favorit orang toraja. 

5. POKON
Pokon adalah salah satu panganan tradisional khas toraja yang disajikan pada acara-acara syukuran atau ibadah. Pokon memiliki bentuk yang hampir sama dengan lontong, yang membedakan adalah bahan, ukuran dan bungkusnya. Makanan ini terbuat dari beras ketan biasaya ketan hitam yang dicampur dengan kelapa parut lalu dibungkus dengan menggunakan daun bambu. Pokon biasanya disajikan dengan kopi dan teh, hingga saat ini belum ditemukan pokon yang dijual.

Itulah beberapa info masakan khas toraja yang portal solata dapat dibagikan . mohon maaf jika ada sebagian makanan yang hanya khusus untuk non muslim.
Mari dukung pariwisata toraja dengan Klik dan Like halaman
WONDERFUL TORAJA

Sunday, May 31, 2015

Menikmati Wisata Kuliner di Toraja


Toraja gak hanya terkenal dengan tongkonannya yang apik, kerbau belang yang harganya selangit, kuburan  dan tengkoraknya atau pesta adatnya yang sangat mahal. Kuliner khas Toraja juga patut jadi bagian waktu kunjungan Anda. Hmm, apa yang khas dari Toraja?
 
Pa'piong Ayam warung Pong Buri.
Warung ini telah berdiri sekirar 20 tahun lebih dan reputasi warung ini sangat  populer di Kota Rantepao sebagai warung yang menyajikan makanan khas Toraja. Warungnya memang sederhana akan tetapi kelezatan menu masakannya menjadikan warung ini warung yang tersibuk ketika jam makan siang. Setiap pagi pelayan warung sibuk memasak hidangan makanan untuk tamu siang hari mulai dari pegawai sampai bule-bule pun ikut antri untuk menikmati masakan di warung Pong Buri. Beberapa menu masakan warung Pong Buri yaitu Pa'Piong Ayam, Ikan Pammarrasan, dan masih banyak menu lainnya. Disini juga disiapkan ballo' Toraja bagi yang ini merasakannya tapi jangan sampai lewat batas karena minuman ini mengandung alkohol.
Pa' Piong Ayam warung Pong Buri'
Ikan Pammarasan

Coto Kerbau Rantepao
Sebuah warung kecil sederhana yang menyajikan coto kerbau yang terletak di Kota Rantepao kabupaten Toraja Utara. Tidak sulit untuk menemukannya karena warung ini merupakan satu-satunya yang menyajikan hidangan coto kerbau di kota Rantepao anda cukup bertanya kepada orang-orang maka anda akan menemukannnya. Coto merupakan hidangan sup dari kota makassar yang mengunakan berbagai macam bumbu dan rempah rempah yang dihidangkan dengan ketupat, yang membedakannya dengan  coto di Toraja adalah daging yang digunakan  jika biasanya di tempat lain menggunakan daging sapi maka di Toraja yang digunakan adalah daging kerbau. Harganya coto kerbau disini bisa dibilang lebih mahal sedikit dari coto di tempat lain sekitar 25.000/porsi tapi harganya akan terbayar oleh rasanya yang nikmat dan kebersihan tidak perlu diragukan 

Hidangan Coto Kerbau dengan Ketupat

Jus Tamarillo/ Terong Belanda 
Salah satu minuman khas Tana Toraja yang paling booming adalah Jus Tamarillo . Jus yang terbuat dari terong belanda ini sangat segar dan nikmat . Terong Belanda alias Tamarillo atau tomat pohon ini mempunyai bentuk oval atau bulat telur, berukuran 3-10 cm x 3-5 cm,  dengan bagian meruncing ke dua ujungnya, bergelantungan, bertangkai panjang, daun kelopaknya tidak rontok, licin, daging buahnya mengandung banyak sari buah, agak asam, berwarna kehitam-hitaman, ungu, jingga bahkan sampai kekuning-kuningan, serta memiliki kulit buah yang tipis. Sewaktu muda warnanya kuning dan seiring dengan matangnya buah, kulit buah berubah menjadi keunguan. Bijinya bulat pipih, tipis, dan keras. Sekilas hampir mirip dengan Markisa. Meski menyandang nama Terong, jangan pernah membayangkan kalau terong yang satu ini dapat digunakan sebagai lalapan seperti terong sayur pada umumnya.  Karena terong belanda ini sama sekali memiliki fungsi yang lebih kepada buah daripada sayuran. Untuk menikmati minuman ini bisa kita temukan di cafe atau restoran di sekitar kota rantepao dan Makale harganya juga masih  nyaman untuk kantong.


Jus Tamarillo/Terong Belanda
Pizza Kinaya
Bagi anda yang menyukai makanan ala barat anda tidak perlu takut sebuah cafe yang sederhana yang terletak di pusat kota Rantepao dan sangat nyaman untuk berkumpul bersama teman-teman sambil menikmati hidangan makanan dan minuman yang nikmat.  Di sini tersedia berbagai macam menu makananan indonesia dan barat dengan harga yang ramah kantong. Pada hari-hari tertentu cafe yang ramai bule-bule asing ini akan menyajikan live perfomance music yang akan membuat anda nyaman dan menikmatinya.


Pizza Kinaya
Pengunjung Pizza Kinaya
Live Performance Music


Itulah beberapa dari banyaknya referensi wisata kuliner yang bisa dijumpai di Toraja.
Mari dukung pariwisata Toraja dengan meng Klik dan Like WONDERFUL TORAJA 
 

Saturday, May 30, 2015

Berburu dan Belanja Oleh-Oleh Kaos Toraja


Mengunjungi suatu tempat wisata kurang lazim tanpa membawa buah tangan sebagai kenang kenangan dari tempat tersebut begitupun ketika anda berkunjung ke Toraja. Ketika berkunjung ke Toraja begitu banyak macam oleh-oleh yang bisa menjadi pilihan untuk dibawa pulang mulai dari souvenir sampai oleh-oleh dalam bentuk makanan dan minuman. Salah satu oleh-oleh yang paling populer ketika berkunjung ke Toraja adalah oleh-oleh dalam bentuk pakaian seperti kaos dan pakaian adat yang dapat kita jumpai di setiap objek wisata dan pasar di Toraja. Berikut ini beberapa gerai toko di Toraja yang menyediakan oleh-oleh kaos Toraja tentunya dengan kualitas yang bagus.

1. ARYANION STORE


Kaos Toraja Aryanion adalah salah satu toko kaos toraja yang menyuguhkan desain kaos full color yang dituangkan dalam bentuk tulisan dan gambar yang menarik tentunya identik dengan Toraja. Bagi anda yang ingin membeli kaos toraja aryanion silahkan langsung mampir ke aryanion store di kota rantepao. bagi anda yang lupa atau berada di tempat jauh aryanion juga melayani penjualan online yang bisa dikirim ke tempat anda. berikut ini data dan alamat aryanion store.

Alamat Toko: Jl. Ratulangi No. 15 Rantepao (depan Restoran Mambo)
Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Indonesia
Telp : 081342626102
PIN : 520FEA0B

Facebook : https://www.facebook.com/kaos.toraja
Fans Page : Kaos Toraja
Instagram  : @kaostoraja


2. TEDONG SIMPO CLOTHING


Tedong simpo clothing memberikan desain gambar baju kaos yang unik, menarik dan tentunya kualitas kaos yang bagus. Tedong simpo melayani pejualan secara online.
Berikut data untuk pemesanan online tedong simpo clothing
Telp:
Rantepao  : 081 333 97 8099
Makassar : 085 299 209 237
Bandung   : 081 22476384
Samarinda : 082 3465313

Facebook : Tedongsimpo Clthg
Fans Page : Tedongsimpo


3. TODI' WEAVING SHOP


Todi' Weaving Shop terletak di pusat kota Rantepao yang menjual berbagai macam baju dan kaos toraja selain itu Todi Weaving Shop juga menjual berbagai macam oleh-oleh khas toraja mulai dari souvenir sampai kain tenun toraja.
Alamat Toko:
-Jl. Ahmad Yani No. 63 Rantepao (Outlet Todi' Shop yang fokus menjual Kaos Khas Toraja)
-Jl. Pembangunan no 19 Rantepao
Telp     : (0423) 27003 / 081236064922
Situs Web : www.todi.co.id
Facebook Fan Page : Todi Shop
E-mail: info@todi.co.id

4. LETTER EL  CLOTHING


Letter L merupakan salah satu outlet kaos toraja yang terletak di kota Makale yang tampil dengan desain menarik dan unik. Letter El juga melayani penjualan secara online.
Berikut data dan Alamat Letter El Clothing
Alamat   : Jl. Pongtiku Poros Makale-Rantepao (Depan Hotel Pantan) Makale, Tana Toraja
Telp       : 0821-9218-3656
SMS      : 0852-3761-0671
PIN BB : 2545B944

Website : www.letterel.net
Online Store : www.letterel.com

Selain beberapa toko kaos toraja diatas anda juga dapat menemukan berbagai macam souvenir dan oleh-oleh toraja lengkap di kompleks pertokoan dan Art Center Rantepao dan beberapa toko kaos toraja lainnya.
Itulah beberapa referensi yang bisa menjadi pilihan anda ketika ingin berbelanja oleh-oleh kaos toraja.

Mari dukung pariwisata Toraja dengan meng Klik dan Like WONDERFUL TORAJA


Wednesday, April 29, 2015

Objek Wisata Sangalla' Tana Toraja

1. Kuburan Batu Suaya/ Kuburan Raja-Raja Sangalla'


Kuburan pada tebing di Suaya
SUAYA adalah kuburan Raja-raja Sangalla. Kuburan ini berada di satu sisi dinding bukit cadas yang dipahat dan dibentuk kantung-kantung. Patung-patung (tau-tau) para raja dan keluarga raja diberi pakaian seperti pakaian saat mereka hidup dulu.
Lokasi situs pemakaman gua suaya terletak 23 kilometer di sebelah selatan kota Rantepao atau 10 kilometer sebelah barat kota Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Indonesia.

Gua-gua itu terletak cukup tinggi dari permukaan tanah. Sebagai tempat bersemayamnya raja, masyarakat sekitar telah menjadikannya tempat ziarah rutin. Sebagaimana tradisi mereka yang sangat menghormati orang-orang besar dan para leluhur. Tersedia tangga batu yang memudahkan wisatawan untuk melihat-lihat ke dalamnya.
Warga sekitar menyebutkan, tangga batu itu sudah ada sejak raja-raja itu masih hidup. Digunakan oleh para raja Sangalla untuk menyendiri dan melakukan semacam pertapaan. Banyak peninggalan para raja, termasuk pusaka-pusaka.


2. Kuburan Tampang Allo

Makam bangsawan Sangalla yang bergama islam
Hampir sama dengan situs makam kuno yang kita temui sebelumnya. Di situs ini terdapat banyak makam gantung, peti mati, tengkorak dan tulang belulang yang berserakan. Yang membuatnya unik adalah kisah “sehidup semati, satu kubur kita berdua” dari Sang penguasa Sangalla dan istrinya.
Dalam sejarahnya diceritakan bahwa dahulu, sekitar abad ke-16, penguasa Sangalla’ (Sang Puang Manturino) bersama istrinya (Rangga Bulan) memilih Gua Tampang Allo sebagai tempat pemakamannya kelak jika mereka meninggal dunia.
Namun, Rangga Bulan meninggal lebih dahulu dan jenazahnya dimasukkan dalam erong serta diletakkan dalam gua Tampang Allo. Dan ketika Sang Puang Manturino meninggal, erong tempat jenazahnya justru ditempatkan di pemakaman Losso, yang letaknya tidak jauh dari Tampang Allo.
Singkat cerita, jenazah Sang Puang ternyata menghilang dari erongnya dan saat ditemukan, jenazahnya telah bersatu dengan jenazah istrinya di Tampang Allo.
Demikianlah bagaimana kisah ini akhirnya mengilhami masyarakat setempat yang menyepakati bahwa Gua Tampang Allo adalah perwujudan perjanjian dan sumpah suami istri.

3. Museum Buntu Kalando
Tongkonan yang dijadikan Museum Buntu Kalando
Museum Buntu Kalando diresmikan pada tanggal 29 Juli 1980. Pendirian museum ini adalah atas anjuran beberapa tokoh masyarakat agar beberapa benda-benda peninggalan budaya yang bernilai sejarah mempunyai wadah sebagai tempat pemeliharaan dan perawatan dalam rangka pelestarian budaya nasional. Fungsi lain dari museum ini adalah sebagai pusat pelayanan masyarakat adat.
Koleksi museum Buntu Kalando berjumlah 701 terdiri dari koleksi geografi, arkeologi, numismatik/ heraldik, keramik, dan seni rupa.
Museum Buntu Kalando, yang merupakan bekas istana Puang Sangalla, terletak di lembang (desa) Kaero, kecamatan Sangalla, kabupaten Tana Toraja. Jaraknya tidak jauh, hanya sekitar enam kilometer dari kota Makale, ibukota kabupaten Tana Toraja. Jika menggunakan kendaraan roda empat, anda hanya membutuhkan waktu kurang lebih setengah jam untuk sampai di tempat itu.

4. Kolam Alam/Danau Assa 

Kolam alam yang masih sangat alami

Foto: semaniskopi.blogspot.com
Kolam Alam Assa merupkan sebuah danau kecil yang terbentuk secara alami yang menyugukan pemandangan yang indah dan suasana yang masih sangat alami dan segar. Kolam alam ini hanya ketahui oleh sebagian kecil orang toraja karena masih luput dari perhatian pemerintah Tana Toraja. Kolam ini hampir sama dengan kolam alam Limbong di Rantepao menyimpan banyak mitos dan cerita.
 
5. Permandian Air Panas Makula


Kolam Air Panas Makula
Makula’ terletak ± 12 km dari Makale di Kecamatan Sangalla’ Selatan. Ada mata air panas dengan kolam untuk berendam. Menurut kepercayaan masyarakat, airnya bisa menyembuhkan penyakit kulit. Terdapat tiga sumber air panas di Makula yang letaknya saling berdekatan. Di sekitar mata air itu, berdiri  rumah peristirahatan. Pengelolanya sengaja menyediakan kolam-kolam untuk menampung air panas yang dialirkan dari sumbernya. Sambil menikmati keindahan alam di Sangalla, wisatawan dapat berendam air hangat sepuasnya.
Air panas itu muncul dari batu gamping dan batu pasir yang mendominasi struktur tanah Sangalla. Temperatur tertinggi air itu 43,6 derajat celcius pada temperatur udara 22,1 derajat celcius. Sumber panas diperkirakan berasal dari kantung magma di bawah Bukit Kaero. Energi panas merambat melalui bebatuan.

6. Kuburan Bayi/Baby Grave Kambira


Kuburan Bayi Pada Pohon
Baby Grave-Kambira, terletak di Desa/Lembang Buntu, Sangalla, Tana Toraja. Sebuah kuburan bayi (pasilliran) dimana jenazah bayi tidak diletakkan di dalam tanah ataupun di dalam gua, melainkan pada sebatang pohon kayu yang besar dengan diameter sekitar 80-100 meter, yang usianya kurang lebih sudah 300 tahun.
Proses penguburannya pun tidak mudah, semuanya harus melalui ritual terlebih dahulu. Dan menurut cerita, selama proses adat ini berlangsung, semua yang hadir tidak boleh berbicara, menoleh ke kiri/kanan ataupun ke belakang.
Larangan ini baru berakhir ketika pa’piong (makanan khas Toraja, dimana daging dimasak di dalam bambu) sudah dipotong.
Suku Toraja yang menganut kepercayaan Aluk Todolo menganggap bahwa bayi yang belum tumbuh giginya dianggap masih suci. Sedangkan pohon Tarra’ dipilih karena memiliki banyak getah yang dianggap sebagai pengganti air susu ibu.
Mereka percaya bahwa cara ini sama halnya seperti mereka mengembalikan bayi-bayi ini ke rahim ibunya. Dengan begini, mereka akan menyelamatkan bayi-bayi yang lahir kemudian.

7. Gua Alam Sullukan
Foto ilustrasi
Gua Alam Sullukan merupakan Goa Alam yang terletak di Kecamatan Sangalla Selatan berjarak 24 Km dari Rantepao dan 12 Km dari Makale kurang lebih  100 meter sebelum Permandian Air Panas Makula. Goa ini terletak tepat di pinggir sungai kecil jadi untuk mencapainya harus melewati sebuah sungai kecil. Untuk masuk kedalam goa ini di butuhkan penerangan yang cukup karena kondisi goa yang sangat gelap. Berbeda dengan goa lain di Toraja dalam goa ini tidak digunakan sebagai kuburan sehingga tidak ditemukan tengkorak manusia,  hanya stalagtit dan talagmit yang dapat kita jumpai. Sayangnya goa alam ini belum dikelola dengan baik oleh pemerintah sehingga belum dikenal oleh banyak orang.

8. Kuburan dan Gua Alam Sakpak Bayobayo
Lubang gua yang dalam

Lo'kok bekak

Lo'kok ne' pendang

Sumur keramat

Sungai tempat bermuara gua.
Kuburan dan Goa Alam sakpak bayobayo merupakan sebuah situs yang masih sangat alami akan tetapi menyimpan cerita dan mitos yang sangat menarik. Pada Gua alam ini terdapat 4 buah Lubang Gua (Lo'kok)  yaitu Lo'kok Ne' Pendang, Lo'kok Tarru, Lo'kok Bekak, Lo'kok Kalumpini.   Air dari sebuah sungai kecil masuk kedalam sebuah lubang yang besar  dan akan muncul di sebuah sungai yang jaraknya beberapa ratus meter jauhnya yang dipisahkan oleh sebuah gunung batu. Banyak cerita dan mitos yang yang muncul dari goa ini entah benar atau tidak Jika ada sebuah benda baik itu berupa ranting ranting pohon atau apapun yang terbawa arus air yang masuk kedalam lobang goa tersebut tidak akan pernah ditemukan muncul di sungai tempat bermuara air tersebut dan air yang muncul di muara tersebut tidak pernah tercemar. Di Sakpang bayo bayo terdapat sebuah sumur  keramat yang terletak di pinggir sungai yang menjadi muara goa tersebut,menurut cerita jika seekor burung terbang tepat di atas sumur tersebut dan bayangan (Bayo Bayo) dari burung  melitasi sumur maka entah apa yang menyebabkan burung itu langsung jatuh kedalam sumur, Secara logika ini mungkin sulit di terima tapi cerita inilah menjadi asal nama Sakpang Bayo Bayo "Bayangan".

Itulah beberapa objek wisata di wilayah Sangalla kabupaten Tana Toraja dan beberapa objek wisata masih sangat alami dan belum tersentuh bahkan belum dikelola oleh pemerintah.
Semoga informasi ini bermanfaat.